Lebih dari 4.500 Turis Berbagai Negara Terdampar di Thailand

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Lebih dari 4.500 Turis Berbagai Negara Terdampar di Thailand

Bonauli - detikTravel
Jumat, 13 Mar 2026 19:10 WIB
Suasana di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand
Ilustrasi (Agung Pambudhy/detikcom)
Bangkok -

Sejak konflik di Timur Tengah, banyak turis yang terdampar di Thailand. Tercatat lebih dari 4.500 turis yang telah ditampung.

Sekretaris Tetap Kementerian Pariwisata dan Olahraga, Natreeya Taweewong, mengatakan bahwa kementerian telah bekerja sama erat dengan lembaga dan kedutaan terkait untuk memfasilitasi dan mendukung wisatawan yang terdampak oleh konflik yang meningkat, seperti dikutip dari The Star pada Jumat (13/3/2026).

Taweewong mengatakan bahwa antara 28 Februari dan 10 Maret, ada 4.525 wisatawan asing yang telah menerima bantuan melalui berbagai saluran koordinasi yang telah dibentuk oleh kementerian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Thailand siap untuk memastikan keselamatan semua wisatawan dan memberikan dukungan sepanjang perjalanan dan masa tinggal mereka di negara ini," katanya dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs web Pemerintah Kerajaan Thailand pada hari Kamis.

ADVERTISEMENT

Natreeya mengatakan sebagian besar wisatawan tersebut terdampar karena penutupan bandara atau wilayah udara di Asia Barat.

Ia menjelaskan bahwa Pusat Bantuan Wisatawan (TAC), yang terletak di lima bandara utama, Suvarnabhumi, Don Mueang, Chiang Mai, Phuket, dan Krabi. Totalnya lima bandara itu telah membantu 2.833 wisatawan, sementara 918 lainnya mencari bantuan melalui Pusat Pemantauan Situasi Pariwisata dalam Krisis (TSMC) melalui saluran telepon.

Kantor pariwisata dan olahraga provinsi di 32 provinsi memberikan bantuan kepada 774 wisatawan.

Natreeya mengatakan bahwa bantuan yang diberikan termasuk berkoordinasi dengan operator akomodasi untuk menyediakan kamar dengan tarif khusus, memberikan informasi perjalanan yang akurat, dan memfasilitasi pengurusan visa mereka.

Natreeya menekankan bahwa Thailand tetap siap dan mampu melindungi wisatawan sambil memperkuat langkah-langkah manajemen krisis untuk mempertahankan kepercayaan pada industri pariwisata negara tersebut.




(bnl/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads