Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi destinasi populer bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk mengisi libur Lebaran. Pengunjung mengular antre suttle dan skuter.
Dengan luas area mencapai 150 hektare, TMII memiliki beragam fasilitas baru serta rangkaian acara budaya yang dirancang untuk memikat para pengunjung. Lokasinya yang relatif mudah dijangkau, dengan LRT dan Transjakarta, menjadikan taman wisata itu destinasi sip buat liburan keluarga.
Pengelola TMII telah mengantisipasi lonjakan pengunjung di liburan Lebaran 2026 ini. Mereka memperkirakan TMII dikunjungi jemaah untuk slat Idulfitri pada Sabtu (21/3) pagi, barulah kemudian wisatawan memadati area itu mulai tengah hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu langkah untuk memperlancar arus keluar masuk pengunjung, pengelola TMII menyediakan armada bus antar-jemput atau angkutan keliling alias angling.
"Untuk pekan Lebaran ini, kami menyiapkan 30 hingga 38 angkutan keliling atau angling secara gratis. Kami juga melakukan pembaruan pada 10 unit dengan kapasitas lebih besar dan baterai yang lebih tahan lama," ujar Suherman, Park Management Group Head TMII, kepada detikTravel di lokasi.
Pengunjung di TMII membeludak pada Sabtu (21/3/2026). (Hans Wilhem/detikcom) |
Berdasarkan pantauan detikTravel, keramaian mulai meningkat setelah Shalat Id. Kondisi keramaian terus bertambah meskipun mulai hujan deras pukul 13.30.
Terkait faktor cuaca dan kesehatan, pengelola telah menyiagakan area berteduh di mana pengunjung dapat memanfaatkan anjungan, museum, dan bangunan mitra untuk berlindung saat hujan
Terkait Posko Kesehatan, tersedia dua titik posko kesehatan dengan dua unit ambulans yang standby, serta kerja sama dengan rumah sakit rujukan di sekitar lokasi.
Cerita Pengunjung
Bagi banyak warga, TMII tetap menjadi pilihan utama karena harganya yang terjangkau. Siti Hosiah, seorang pengunjung asal Cipinang, mengaku memboyong 10 anggota keluarganya dengan biaya sekitar Rp350.000 saja.
"Pilih ke sini karena lebih dekat dari rumah dan harganya lebih terjangkau. Tadi juga sempat keliling naik angkutan gratis (Angling), lumayan bisa lihat-lihat museum," kata Siti.
Pengunjung di TMII membeludak pada Sabtu (21/3/2026). (Hans Wilhem/detikcom) |
Meski mengapresiasi fasilitas gratis yang ada, Siti memberikan catatan agar suasana hiburan di TMII bisa lebih semarak seperti dulu.
"Pengennya kayak dulu, ramai ada badut-badut dan banyak penjual makanan. Sekarang terasa agak sepi hiburannya," dia menambahkan.
Bagi traveler yang ingin berkunjung, pengelola mengimbau untuk menggunakan pakaian yang nyaman serta membawa payung atau jas hujan sebagai antisipasi cuaca yang tidak menentu.
"kami juga menghimbau kepada pengunjung untuk mempersiapkan dari keberangkatannya untuk berpakaian lebih nyaman, membawa payung, jas hujan untuk antisipasi dari hujan," kata Herman.
(fem/fem)














































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok