Konser BTS membuat perputaran ekonomi positif di sekitar area komersil Seoul, Korea Selatan. Wisatawan asing yang datang dan berbelanja melonjak dibanding dengan tahun sebelumnya.
Diberitakan Korea Times, Selasa (31/3/2026) Organisasi Pariwisata Korea (KTO) mengungkapkan, lebih dari 78.000 wisatawan asing mengunjungi Distrik Jung, tempat distrik perbelanjaan Myeongdong pada tanggal 21 Maret, ketika BTS mengadakan konser comeback mereka di Gwanghwamun Plaza di pusat Seoul. Jumlahnya naik 15,1% dari tahun lalu.
Distrik Jongno, tempat Gwanghwamun Plaza berada, mencatat 37.000 turis asing, naik 49,9% dari tahun sebelumnya. Lalu diikuti oleh Distrik Mapo dengan 36.000, Distrik Gangnam dengan 34.000, dan Distrik Yongsan dengan 31.000 pengunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Distrik Seongdong, yang mencakup Seongsu-dong, mencatat 21.000 wisatawan asing pada hari itu, meningkat 52,6 persen dari tahun sebelumnya. Data KTO ini didapatkan berdasarkan pengguna layanan roaming yang disediakan oleh SK Telecom, tidak termasuk mereka yang menggunakan operator seluler lain atau kartu SIM (Subscriber Identity Module) lokal.
Data terpisah dari perusahaan e-commerce, fesyen Musinsa menunjukkan bahwa pengeluaran asing meningkat tajam di Seongsu-dong, pusat komersial baru di kalangan konsumen muda. Penjualan asing di toko Musinsa Standard Myeongdong pada 21 Maret meningkat 43 persen dari tahun sebelumnya, sementara penjualan di gerai Seongsu melonjak 69 persen.
Selama periode tiga hari dari 20-22 Maret, peningkatan tersebut melebar menjadi 32 persen dan 75 persen, masing-masing.
"Pengunjung asing yang datang ke Korea untuk konser BTS sebagian besar adalah wanita muda. Mereka cenderung mengalami langsung tren mode, kecantikan, dan makanan yang sedang populer di Korea," kata seorang pejabat dari perusahaan ritel lokal.












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica