Serba-serbi Bahasa Manado yang Mungkin Kamu Belum Tahu

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Serba-serbi Bahasa Manado yang Mungkin Kamu Belum Tahu

Hari Suroto - detikTravel
Rabu, 01 Apr 2026 17:07 WIB
Situasi Bandara Sam Ratulangi Manado saat penutupan operasional.
Bandara Sam Ratulangi Manado (dok. istimewa)
Manado -

Traveler yang berangkat maupun tiba di Bandara Sam Ratulangi, Manado biasanya mendengar pemberitahuan penerbangan dalam bahasa Manado dan bahasa Inggris.

Mari kita mengenal serba-serbi tentang bahasa Manado. Bahasa Manado sendiri berakar dari bahasa Melayu, yang awalnya dipergunakan sebagai bahasa pengantar perdagangan rempah-rempah di Maluku Utara pada abad ke-16.

Bahasa Manado merupakan campuran bahasa Melayu, bahasa-bahasa daerah di Sulawesi Utara, serta kata serapan dari bahasa asing (Portugis, Spanyol, Belanda, Prancis, Jerman dan Inggris).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahasa Manado dikenal dengan intonasi yang khas dan cepat. Bahasa Manado menjadi identitas budaya penting dan bahasa pengantar sehari-hari yang memperkaya keberagaman bahasa di Indonesia.

Kata dari bahasa melayu Maluku Utara misalnya kita (saya), ngana (kamu), ngoni (kalian/mereka), baku: saling (contoh: baku lia = saling melihat), dapa: dapat (contoh: dapa lia = terlihat). Contoh kalimat, So dapa lia jao itu rumah (Sudah terlihat jauh rumah itu).

ADVERTISEMENT

Kata serapan dalam bahasa Manado dari Portugis misalnya dahi: testa (testa, Portugis), jagung: mili (milho, Portugis), bolu: (bolo, Portugis), utuh/penuh: enteru (inteiro, Portugis), kursi: kadera (cadeira, Portugis), segar: fresko (fresco, Portugis), bosan: fastiu (entediado, Portugis).

Kata serapan dalam bahasa Manado dari Belanda misalnya baling-baling: wayer (waaier, Belanda), dus/kotak: dos (doos, Belanda), gagal/rusak: afker (afwijzen, Belanda), garpu: vorok (vork, Belanda), kacang merah: brenebon (bruineboon, Belanda), layang-Layang: falinggir (vlieger, Belanda), penuh: vol (vol, Belanda), selesai: klar (klaar, Belanda), sendok: leper (lepel, Belanda), sudut: huk (hoek, Belanda), tetangga: birman (buurman, Belanda).

Kata serapan dari Prancis misalnya hadiah: kado (cadeau, Prancis), saku: popoji (poche, Prancis), teduh: sombar (ombragé, Prancis), restoran (restaurer, Prancis), perkedel (fricandeau, Prancis).

Kata serapan dari Spanyol misalnya retak: kaskado/bakado (cascado, Spanyol),sepasang: par (par, Spanyol). Kata serapan dari bahasa Jerman misalnya besar: goros (groß, Jerman).


--------

Artikel ini ditulis oleh Hari Suroto. Penulis bekerja di Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Utara.



(wsw/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads