Pasca divonis bebas atas dugaan korupsi pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Amsal Christy Sitepu bertemu dengan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.
Pertemuan dilakukan di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Kamis (2/4/2026) malam. Sebelumnya atas kasus yang mencuat ini, Riefky menyampaikan pihaknya akan membuat pedoman terkait jasa kreatif yang melibatkan berbagai pihak.
"Kedatangan beliau hari ini adalah juga untuk berdiskusi, (Kementerian Ekraf) menerima masukan, dan juga harapan beliau juga agar hal seperti ini tidak terjadi lagi kepada pegiat ekonomi kreatif di Indonesia di mana pun berada," ucap Riefky.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara langsung, Riefky juga mengatakan kepada Amsal bahwa kementeriannya tengah berkoordinasi dengan banyak pihak dalam menyusun pedoman, yang nantinya bisa bermanfaat untuk pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.
"Dalam diskusi juga (kami) menyampaikan kepada beliau bahwa saat ini Kementerian Ekonomi Kreatif juga sedang menyusun pedoman dan pedoman ini juga akan nantinya kami sosialisasikan, baik itu ke aparat-aparat penegak hukum, ke Kemendagri karena struktur auditor atau inspektorat pemda ada di Kemendagri. Dan juga ke Kementerian Keuangan yang kaitannya nanti dengan jasa-jasa kreatifitas yang mungkin bisa menjadi acuan," jelasnya.
Kemudian, masukan dari Amsal juga ia sampaikan bahwa momentum ini menjadi tonggak awal untuk industri kreatif di Indonesia lebih maju dan lebih berkesinambungan lagi.
Lebih lanjut, Riefky menyebut industri kreatif dewasa ini tidak hanya berkembang di kota-kota besar saja, bahkan perkembangannya jauh lebih signifikan di daerah-daerah.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tapi kehadiran dari kementerian, pemerintah daerah, asosiasi, para tokoh, dan pegiat bagaimana sama-sama kita terus memperkuat industri kreatif Indonesia bisa semakin berkembang," tutur menteri ekonomi kreatif itu.
"Kita berharap bahwa bagaimana produk-produk kreatif di daerah atau pegiatnya, tadinya di daerah dia bisa masuk ke pasar nasional dan yang nasional tentu kita berharap juga bisa mendunia," lengkap Riefky.
Kemudian, Amsal mengutarakan bahwa posisinya sebagai pelaku industri kreatif dengan adanya dukungan dari pusat saat ini akan lebih membuka jalan ke kolam yang lebih besar lagi. Dari sisi hukum pun ia menyebut para pelaku industri kreatif juga terbantu dengan adanya pendampingan hukum dari Kementerian Ekonomi Kreatif.
"Semua para pekerja ekonomi kreatif yang ada di seluruh Indonesia seperti memang kita harus lebih aktif lagi jangan terfokus hanya kepada karya, kita coba melihat kepada pusat kita di ini adalah Kementerian Ekonomi Kreatif, asosiasi, dan apa saja layanan-layanan yang bisa kita pergunakan," katanya.
"Jadi jangan lihat proses ini sebagai sebuah masalah, tapi sebagai sebuah evaluasi bagaimana ekonomi kreatif di Indonesia bisa berkembang dan saya pikir ini akan menjadi momentum ekonomi kreatif kita akan semakin berkembang. Dan anak-anak muda tidak akan takut lagi untuk berkarya," lengkap Amsal.











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA