Langkah Darurat Maskapai Korea Hadapi Harga Minyak Naik

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Langkah Darurat Maskapai Korea Hadapi Harga Minyak Naik

Bonauli - detikTravel
Selasa, 07 Apr 2026 12:03 WIB
Boeing 787-10 Dreamliner Korean Air
Foto: Korean Air
Seoul -

Harga minyak melonjak sejak perang Teluk di Timur Tengah. Korean Air sigap, maskapai ini langsung bikin mode manajemen darurat.

Korean Air akan memasuki mode manajemen darurat mulai April karena kenaikan harga minyak yang dipicu oleh perang di Timur Tengah membebani biaya. Informasi ini diungkapkan sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut dan mengatakan kepada Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maskapai tersebut mengatakan dalam memo internal yang ditinjau oleh Reuters bahwa jika harga minyak yang tinggi terus berlanjut, mereka memperkirakan gangguan signifikan terhadap target bisnis tahunan mereka, dan akan beralih ke sistem operasi darurat mulai April.

Memo tersebut menambahkan bahwa maskapai berencana untuk menerapkan langkah-langkah respons bertahap berdasarkan tingkat harga minyak, dan meningkatkan efisiensi biaya di seluruh perusahaan untuk mengimbangi lonjakan biaya bahan bakar.

ADVERTISEMENT

T'way Air dan Asiana Airlines juga telah memasuki mode manajemen darurat pada bulan Maret di tengah kenaikan biaya bahan bakar, menurut laporan media lokal, yang menggarisbawahi tekanan yang lebih luas pada industri penerbangan Korea Selatan.

Korean Air mengatakan pihaknya memperkirakan biaya bahan bakar untuk bulan April akan naik menjadi sekitar 450 sen AS per galon, jauh lebih tinggi daripada 220 sen AS per galon yang disebutkan dalam rencana bisnisnya. Peningkatan tajam dalam beban biaya bulanan harus diantisipasi oleh mereka.

Biaya tambahan bahan bakar untuk penerbangan yang berangkat dari Korea Selatan pada bulan April juga diperkirakan akan melonjak. Tarif rute Incheon ke New York dan Incheon ke Chicago naik lebih dari 200 persen, sementara biaya tambahan untuk rute Incheon ke London dan Incheon ke Paris diperkirakan akan meningkat hampir 250 persen, menurut situs web Korean Air.

Saham Korean Air diperdagangkan turun 1,9 persen, dibandingkan dengan penurunan indeks acuan KOSPI sebesar 1,9 persen pada pukul 02.51 GMT.




(bnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads