Keberadaan mobil polisi di bank membuat sebagian warga cemas. Mereka mengira ada perampokan bank. Namun mereka salah duga.
Seperti yang diberitakan SoraNews, Sabtu (9/5/2026) polisi tiba-tiba mendapatkan panggilan darurat pada tanggal 27 April dari sebuah bank di kota Kashiwazaki, Prefektur Niigata. Panggilan tersebut melaporkan adanya penyusup dan polisi langsung menuju ke lokasi.
Penyusup tersebut memasuki cabang Kashiwazaki Higashi dari bank regional Daishi Hokuetsu melalui area ATM, dan menolak untuk meninggalkan gedung. Beberapa warga setempat melihat mobil-mobil polisi berkumpul di gedung dan mereka mengira mungkin terjadi perampokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, yang berada di dalam gedung bukanlah pencuri, melainkan seekor rusa.
Dengan populasi sekitar 74.000 jiwa, Kashiwazaki bukanlah kota metropolitan yang ramai, tetapi juga bukan desa yang sepi. Bank tempat rusa itu masuk hanya beberapa blok dari Stasiun Kashiwazaki, di jalan yang cukup ramai di mana hewan liar bukanlah pemandangan umum. Jadi wajar jika keberadaan rusa membuat warga terkejut.
Sebelumnya pihak bank telah mencoba mengusir rusa dari gedung, namun tidak berhasil. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk meminta bantuan polisi.
Meskipun organisasi perburuan sering dipanggil di Jepang untuk membasmi hewan liar yang berpotensi berbahaya seperti beruang dan babi hutan yang berkeliaran di daerah yang dihuni manusia, rusa dianggap sebagai ancaman yang lebih kecil. Dan tidak ada cedera yang diderita oleh staf bank atau pelanggan selama evakuasi mereka dari gedung.
Jadi, rusa itu akhirnya dilumpuhkan dengan panah penenang yang ditembakkan melalui sumpit. Cara kuno yang sangat efektif tanpa menyakiti.
Pihak bank mengatakan rusa tersebut telah dilepaskan kembali ke habitatnya.












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica