Ada Taman 'Monster Pemakan Serangga' Tersembunyi di Kebun Raya Bogor

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ada Taman 'Monster Pemakan Serangga' Tersembunyi di Kebun Raya Bogor

Hans Wilhem - detikTravel
Kamis, 14 Mei 2026 17:15 WIB
Keindahan aneka tanaman hias dan flora langka di kawasan Kebun Raya Bogor kembali menarik perhatian wisatawan. Sejumlah pengunjung tampak antusias mengamati koleksi tanaman di Taman Begonia dan Taman Nepenthes, Selasa (12/5/2026).
Sejumlah pengunjung tampak antusias mengamati koleksi tanaman di Taman Begonia dan Taman Nepenthes, Selasa (12/5/2026). (Mohammad Farrel)
Jakarta -

Siapa sangka bahwa di antara rindangnya pepohonan di Kebun Raya Bogor terdapat spot unik, rumah bagi beragam tumbuhan pemakan serangga. Taman Napenthes.

Pada Selasa (12/5/2026), detikTravel menjelajahi Taman Nepenthes itu. Taman itu adalah sebuah kawasan konservasi yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang keanekaragaman hayati Indonesia yang kaya.

Saat ini, pengelolaan Taman Nepenthes dilakukan melalui kemitraan antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pertamina. Keduanya berduet mengupayakan konservasi tanaman kantong semar yang mulai terancam di habitat aslinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koleksi Tanaman Kantong Semar yang Memukau

Saat masuk disambut oleh serangkaian fakta menarik yang merinci sebaran Nepenthes di seluruh Indonesia. Indonesia menonjol sebagai pusat penting bagi keanekaragaman tanaman kantong semar secara global.

ADVERTISEMENT
Keindahan aneka tanaman hias dan flora langka di kawasan Kebun Raya Bogor kembali menarik perhatian wisatawan. Sejumlah pengunjung tampak antusias mengamati koleksi tanaman di Taman Begonia dan Taman Nepenthes, Selasa (12/5/2026).Keindahan aneka tanaman hias dan flora langka di kawasan Kebun Raya Bogor kembali menarik perhatian wisatawan. Sejumlah pengunjung tampak antusias mengamati koleksi tanaman di Taman Begonia dan Taman Nepenthes, Selasa (12/5/2026). (Mohammad Farrel)

Data di lokasi mengungkapkan bahwa sebaran tanaman ini membentang dari Sabang hingga Merauke:
β€’ Sumatera: menjadi "juara" dengan 37 jenis endemik, termasuk si cantik Nepenthes adnata dan Nepenthes tobaica.
β€’ Kalimantan: memiliki sekitar 36 jenis, dengan keunikan Nepenthes bicalcarata yang legendaris.
β€’ Jawa: meski jumlah spesiesnya tidak sebanyak pulau lain, Jawa memiliki spesies ikonik seperti Nepenthes adrianii yang ditemukan di Gunung Slamet.
β€’ Sulawesi: jenis kantong semar terbanyak ketiga di Indonesia. Terdapat 3 jenis yaitu N. maxima, N. tomoriana, dan N. mirabilis.

Tidak hanya diajak untuk menyaksikan bentuk fisik tanaman 'monster pemakan serangga', pengunjung juga didampingi untuk mengenal lebih dekat tanaman-tanaman itu. Mulai dari perbedaan bentuk kantong, mulai dari kantong bawah (roset) yang menyentuh tanah hingga kantong atas yang menggantung anggun di udara.

Bukan Sekadar Nepenthes: Ada Penangkap Lalat

Eksplorasi detikTravel berlanjut ke koleksi tanaman karnivora dunia lainnya. Di sini, traveler bisa melihat langsung Venus Flytrap (Dionaea muscipula) yang responsif mencengkeram serangga, hingga Sarracenia si kantong semar asal Amerika Utara.

Satu yang tak boleh dilewatkan adalah koleksi Bucephalandra. Tanaman air endemik Indonesia ini memiliki nama unik yang berasal dari bahasa Yunani, berarti kepala banteng, merujuk pada bentuk tanduk di bunganya.

Tanaman ini sangat populer di dunia aquascape karena kemampuannya memantulkan warna-warni indah saat terkena cahaya.

Pahlawan Ekologi yang Tak Terlihat

Lebih dari sekadar tanaman unik, kantong semar memegang peran vital bagi alam.

Di habitat aslinya, seperti hutan kerangas dan rawa gambut, Nepenthes berfungsi sebagai:

1. Indikator kesehatan ekosistem: kehadirannya menandakan lingkungan yang masih terjaga.
2. Penyerap karbon: membantu memitigasi pemanasan global.
3. Mikro-habitat: menjadi tempat tinggal bagi fauna unik seperti katak, kepiting, hingga kelelawar tertentu.

Taman Napenthes di KRBTaman Napenthes di KRB (dok. detikTravel, sumber wawancara diolah dengan bantuan AI)

Bagi traveler yang ingin berinteraksi lebih jauh, Kebun Raya Bogor juga membuka kelas edukasi khusus. Mengutip arsip detikTravel, KRB bersama PT Mitra Natura Raya (PT MNR) meluncurkan program bertajuk Kelas Edukasi Nepenthes atau Kantung Semar.

Traveler tidak hanya diajak berkeliling, tetapi juga belajar cara budidaya dan perawatan tanaman karnivora ini agar bisa tumbuh sehat di rumah.

"Taman ini dirancang untuk mencapai Target 15 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati," tulis salah satu papan informasi di Taman Nepenthes.




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads