Daftar Lengkap Bandara Internasional di Indonesia Terbaru 2026

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Daftar Lengkap Bandara Internasional di Indonesia Terbaru 2026

Bonauli - detikTravel
Sabtu, 16 Mei 2026 22:02 WIB
Penumpang pesawat berjalan keluar dari terminal kedatangan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (24/3/2026). PT. Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat pergerakan arus balik Lebaran 2026 pada Selasa (24/3) men
T2 Bandara Soetta (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Jakarta -

Indonesia memiliki jaringan transportasi udara yang luas, namun penting bagi para traveler untuk mengetahui bahwa tidak semua bandara kini melayani penerbangan mancanegara.

Menurut Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 37 Tahun 2025 Tentang Penetapan Bandar Udara Internasional berikut daftar bandara internasional di Indonesia:

1. Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh;
2. Bandar Udara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara;
3. Bandar Udara Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat;
4. Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau;
5. Bandar Udara Hang Nadim, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau;
6. Bandar Udara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Provinsi Banten;
7. Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta;
8. Bandar Udara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat;
9. Bandar Udara Kulon Progo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta;
10. Bandar Udara Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur;
11. Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali;
12. Bandar Udara Zainuddin Abdul Madjid, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat;
13. Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur;
14. Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maras, Provinsi Sulawesi Selatan;
15. Bandar Udara Sam Ratulangi, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara;
16. Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua;
17. Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
18. Bandar Udara S.M. Badaruddin II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan;
19. Bandar Udara H.A.S. Hanandjoeddin, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung;
20. Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah;
21. Bandar Udara Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan;
22. Bandar Udara Supadio, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat;
23. Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara;
24. Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau;
25. Bandar Udara Radin Inten II, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung;
26. Bandar Udara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah;
27. Bandar Udara Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur;
28. Bandar Udara Juwata, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara;
29. Bandar Udara El Tari, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur;
30. Bandar Udara Pattimura, Kota Ambon, Provinsi Maluku;
31. Bandar Udara Frans Kaisiepo, Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua;
32. Bandar Udara Mopah, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan;
33. Bandar Udara Kediri, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur;
34. Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah;
35. Bandar Udara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya; dan
36. Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa Status Ini Penting?

Perbedaan mendasar terletak pada ketersediaan fasilitas CIQ (Customs, Immigration, and Quarantine). Bandara internasional wajib memiliki pos Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina yang siaga secara reguler.

Dengan pemangkasan ini, pemerintah berharap dapat memfokuskan jalur masuk wisatawan asing pada titik-titik strategis (hub) sehingga pengawasan dan pelayanan menjadi lebih optimal.

ADVERTISEMENT

===

Catatan redaksi: Artikel ini sudah direvisi dengan menggunakan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2025 Tentang Penetapan Bandar Udara Internasional.




(bnl/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads