Dua Karyawan Boeing Jadi Korban Kecelakaan Maut B-52

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dua Karyawan Boeing Jadi Korban Kecelakaan Maut B-52

Dadan Kuswaraharja - detikTravel
Rabu, 17 Jun 2026 09:46 WIB
Pesawat pembom (bomber) B-52 mengalami kecelakaan tak lama setelah lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards
Pesawat B52 yang mengalami kecelakaan Foto: (Reuters)
Jakarta -

Boeing menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga dan kerabat delapan awak yang tewas dalam kecelakaan pesawat pembom B-52 di Pangkalan Angkatan Udara Edwards California.

"Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari delapan awak yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan B-52 di Edwards Air Force Base, California," tulis Boeing dalam sebuah pernyataan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boeing juga mengonfirmasi bahwa dua orang yang berada di dalam pesawat tersebut merupakan karyawannya. "Dengan penuh kesedihan, kami mengonfirmasi bahwa dua karyawan Boeing termasuk di antara mereka yang berada di dalam pesawat. Kami telah berkomunikasi dengan keluarga mereka dan memberikan dukungan yang diperlukan," lanjut perusahaan tersebut.

Hingga kini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang dan militer Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

Pesawat pembom atau bomber B-52 Stratofortress milik Amerika Serikat (AS) jatuh tak lama setelah lepas landas. Pesawat tersebut hancur dan menewaskan delapan orang yang ada di dalamnya.

Boeing B-52Boeing B-52 Foto: Boeing

Dilansir CNN pesawat tersebut jatuh tak lama setelah lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards, timur laut Los Angeles, AS pada Senin (15/6) waktu setempat. Pesawat itu hendak menjalani misi uji coba untuk modernisasi radar.

Pesawat awalnya lepas landas pukul 11.20 waktu setempat. Pesawat kemudian jatuh dan menyisakan bekas hangus besar di landasan pacu berpasir. Asap hitam membubung tinggi dari lokasi.

Sekretaris Angkatan Udara AS, Troy E Meink, dan Ketua DPR AS, Mike Johnson, menyampaikan belasungkawa mereka di media sosial atas kecelakaan tersebut. Pangkalan udara lokasi kecelakaan itu telah dibuka kembali. Namun, para pejabat menghentikan operasi hingga hari Selasa (16/6).

Militer AS juga mulai menyelidiki apa yang terjadi. Meski demikian, detail pastinya tidak akan tersedia untuk publik selama sekitar enam bulan.

Boeing B-52Boeing B-52 Foto: Boeing

Boeing B-52 Stratofortress adalah pesawat pembom strategis legendaris milik Angkatan Udara AS yang pertama kali terbang pada 1952 dan mulai dioperasikan pada 1955. Meski usianya sudah lebih dari 70 tahun, B-52 masih menjadi salah satu tulang punggung kekuatan udara Amerika Serikat dan diproyeksikan tetap bertugas hingga dekade 2050-an.

B-52 telah digunakan dalam berbagai konflik besar, mulai dari perang Vietnam, perang Teluk, dan beberapa operasi militer AS lainnya.




(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads