Libur Sekolah, Tiket Pesawat Merangkak Naik

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Libur Sekolah, Tiket Pesawat Merangkak Naik

Dadan Kuswaraharja - detikTravel
Senin, 22 Jun 2026 08:17 WIB
Pantauan suasana di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (2/3/2026), menunjukkan sejumlah penerbangan rute Timur Tengah dibatalkan dan ditunda menyusul konflik di kawasan tersebut yang kian memanas. Kebijakan ini diambil maskapai se
Foto: Muhammad Reevanza/detikfoto
Jakarta -

Musim libur sekolah kembali menjadi periode sibuk bagi industri penerbangan. Sejumlah rute domestik dan internasional mengalami kenaikan harga tiket pesawat seiring meningkatnya permintaan masyarakat yang memanfaatkan momen liburan bersama keluarga.

Mengutip beberapa platform penjualan tiket pesawat, beberapa rute domestik populer untuk perjalanan bulan Juni sudah mengalami kenaikan tarif dibanding bulan April dan Mei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rute Jakarta-Denpasar misalnya, tarif pesawatnya kini mencapai sekitar Rp 3 jutaan, naik dibanding bulan Mei yang ada di harga Rp 1,2 jutaan.

Begitu juga untuk rute Jakarta Surabaya yang mengalami sedikit kenaikan menjadi Rp 3 jutaan. Tiket pesawat Jakarta-Yogyakarta di angka Rp 2 juta sampai Rp 2,68 jutaan.

ADVERTISEMENT

Begitu juga untuk tiket penerbangan ke Jakarta, harganya sudah mengalami kenaikan.

"Saya mau Jakarta dari Ende pusing juga, biasanya Rp 2,5 jutaan pas mau Lebaran kemarin, sekarang 1 orang Rp 4,2 juta, hampir 2 kali lipat," ujar Febri, pembaca detikcom yang tengah mencari tiket untuk tiga anggota keluarganya.

Kenaikan harga tiket pada musim liburan merupakan fenomena yang umum terjadi. Ketika permintaan kursi meningkat sementara kapasitas penerbangan relatif tetap, maskapai akan menerapkan sistem harga dinamis atau dynamic pricing. Semakin banyak kursi yang terjual, harga tiket yang tersisa biasanya akan semakin mahal.

Selain faktor tingginya permintaan, beberapa hal lain juga memengaruhi harga tiket pesawat. Di antaranya adalah biaya operasional maskapai, harga avtur, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga tingkat okupansi penerbangan.

Dari pengalaman detikTravel, agar biaya perjalanan tidak membengkak, calon penumpang dapat menerapkan beberapa strategi berikut:

1. Pesan tiket lebih awal, idealnya 3 bulan sebelum keberangkatan.
2. Pilih jadwal penerbangan di hari kerja yang umumnya lebih murah dibanding akhir pekan.
3. Manfaatkan promo maskapai dan online travel agent yang sering menawarkan diskon khusus dalam travel fair yang rutin digelar mulai dari awal tahun.
4. Fleksibel dalam memilih jam terbang, karena penerbangan pagi atau malam hari terkadang memiliki harga lebih rendah.
5. Bandingkan harga dari beberapa platform OTA (Online Ticket Agent) sebelum melakukan pembelian.




(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads