×
Ad

Objek Wisata Bukan Sekadar Pelengkap, tapi Faktor Utama Wisatawan Datang

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Rabu, 05 Agu 2026 20:00 WIB
Ilustrasi objek wisata (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)
Jakarta -

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan objek wisata zaman sekarang bukan sekadar pelengkap, namun sudah jadi faktor utama untuk menarik wisatawan.

Industri rekreasi keluarga saat ini memiliki peran yang semakin strategis, karena wisatawan tidak lagi sekadar mencari destinasi, melainkan pengalaman yang aman, interaktif, dan berkesan.

"Objek wisata kini bukan lagi sekadar pelengkap sebuah destinasi, tetapi telah menjadi faktor utama yang memengaruhi keputusan wisatawan untuk datang, tinggal lebih lama, dan membelanjakan lebih banyak uangnya," ujar Ni Luh seperti dikutip, Rabu (5/8/2026).

Menurut dia, tren tersebut sejalan dengan meningkatnya minat wisata keluarga di berbagai negara. Survei perjalanan keluarga di Amerika Serikat pada 2025 menunjukkan taman hiburan dan taman air menjadi salah satu pertimbangan utama wisatawan dalam memilih destinasi.

Oleh karena itu, pembangunan taman rekreasi, museum, pusat hiburan keluarga, hingga destinasi wisata edukatif dinilai bukan hanya memperkaya atraksi wisata, tetapi juga memperkuat daya saing destinasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ni Luh mengungkapkan di tengah ketidakpastian geopolitik global, sektor pariwisata Indonesia masih menunjukkan kinerja positif.

Pemerintah pun terus membuka ruang investasi serta mendorong inovasi dalam pengembangan taman rekreasi, taman hiburan, museum, pusat edukasi, dan berbagai destinasi wisata buatan lainnya.

"Pembangunan atraksi wisata harus mengedepankan kualitas, keselamatan, keberlanjutan, aksesibilitas, dan pengalaman wisata yang inklusif," katanya.

Pameran bertajuk Fun Asia Expo 2026 pun hadir untuk memperluas pasar industri rekreasi Indonesia, bukan sekadar mempertemukan pelaku usaha. Pameran ini menghadirkan lebih dari 1.000 produk dan teknologi terbaru industri rekreasi.

Pameran juga diisi forum industri, seminar mengenai perencanaan taman rekreasi, inovasi wahana, pelatihan sumber daya manusia, standar keselamatan, hingga sesi business matching yang mempertemukan investor, pemerintah daerah, operator taman rekreasi, dan pemasok global.

Wamen Pariwisata Ni Luh Puspa di Fun Asia Expo 2026 Foto: (dok. Istimewa)

Menurut Dirut PT Fun International, Rachmat Sutiono, Indonesia memiliki potensi besar karena permintaan wisata domestik terus meningkat, dan masyarakat mulai menjadikan rekreasi sebagai bagian dari kebutuhan hidup.

"Pasar terbesar justru berasal dari wisatawan nusantara. Karena itu kami optimistis industri rekreasi akan terus berkembang. Sejak awal tujuan kami bukan saling berebut pasar yang kecil, tetapi memperbesar industrinya sehingga seluruh pelaku usaha memiliki peluang yang lebih luas untuk berkembang," katanya.

Melalui pameran ini, pemerintah dan pelaku industri berharap investasi pada sektor taman rekreasi, theme park, dan water park semakin meningkat, sehingga mampu memperkuat ekosistem pariwisata nasional, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.



Simak Video "Video: Selfie di Tebing Pantai Semeti, Wisatawan Tewas Terseret Ombak"

(wsw/wsw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork