Pilot Dalam Pengaruh Ganja, Pesawat Hilang Ketinggian 91 Meter

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pilot Dalam Pengaruh Ganja, Pesawat Hilang Ketinggian 91 Meter

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Kamis, 13 Agu 2026 12:16 WIB
Maskapai Air India: Tragedi, Transformasi, dan Tantangan
Ilustrasi maskapai Air India. (DW)
Jakarta -

Pesawat Air India rute Phuket-Delhi yang tengah terbang kehilangan ketinggian hingga 91 meter. Usut punya usut, hal itu karena sang pilot dalam kondisi teler oleh ganja.

Hasil positif dalam pengaruh ganja diketahui setelah pilot menjalani tes konfirmasi di laboratorium. Pemeriksaan itu dilakukan menyusul hasil screening awal yang menunjukkan adanya indikasi zat psikoaktif.

Dikutip dari Reuters, Kamis (13/8/2026) insiden tersebut terjadi pada penerbangan dari Phuket di Thailand menuju Delhi di India. Saat melintas di atas Negara Bagian Odisha, pesawat mengalami momentary altitude variation atau perubahan ketinggian sesaat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesawat Airbus A320neo itu membawa 137 penumpang dan delapan awak. Meski sempat mengalami perubahan ketinggian, pesawat tetap dapat melanjutkan penerbangan dan mendarat dengan selamat di Delhi.

ADVERTISEMENT

Namun, insiden tersebut menyebabkan 13 penumpang dan empat awak pesawat terluka. Otoritas India kemudian membuka penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

Pada Minggu (9/8) Kementerian Penerbangan Sipil India menyatakan hasil pemeriksaan awal terhadap pilot menunjukkan adanya temuan yang memerlukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Tes konfirmasi kemudian dilakukan untuk memastikan hasil tersebut.

Dan sehari setelahnya, Kementerian Penerbangan Sipil India memanggil CEO Air India, Campbell Wilson. Pemanggilan itu dilakukan untuk meminta penjelasan terkait insiden yang melibatkan pesawat tersebut.

Wilson mengatakan kepada sejumlah media bahwa pihak maskapai telah memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan penyelidikan kepada kementerian.

Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pesawat tiba-tiba kehilangan ketinggian serta memastikan apakah ada faktor lain yang berkontribusi terhadap insiden tersebut.



(upd/upd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads