Labuan Bajo Diguncang Gempa, Hotel-hotel Rusak

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Labuan Bajo Diguncang Gempa, Hotel-hotel Rusak

Bonauli - detikTravel
Sabtu, 15 Agu 2026 13:03 WIB
Wisatawan asing mengemasi barang dari gedung Hotel Jayakarta usai gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo denga
Wisatawan asing mengemasi barang dari gedung Hotel Jayakarta usai gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Foto: ANTARA FOTO/GECIO VIANA
Jakarta -

Gempa bumi berkekuatan M 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) subuh. Labuan Bajo ikut terdampak, hotel-hotelnya rusak.

Pusat gempa berada di Kabupaten Nagekeo, sekitar 30 kilometer timur laut, pada kedalaman 15 kilometer. Labuan Bajo menjadi salah satu wilayah yang tedampak.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Nusa Tenggara Barat, Lalu Kusnawan mengatakan pada detikTravel bahwa kerusakan di bangunan hotel tidak terelakkan. Sampai saat ini kerusakan berada di skala 10-30%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa kerusakan di bangunan hotel, tapi sejauh ini rekan-rekan hotel semua selamat," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Hotel Jayakarta jadi akomodasi yang terpantau mengalami kerusakan parah di bagian lobi. Plafon terlihat ambruk, sementara tembok mengalami retakan.

Meski demikian, Lalu menyebut bahwa keadaan sudah dalam kendali. Wisatawan pun telah dievakuasi ke tempat aman.

"Wisatawan 100% aman sejauh ini, semoga tidak ada korban jiwa," katanya.

Sebagai ketua PHRI BPC Lombok Utara dan ketua Gili Hotels Association ia mengatakan bahwa asosiasi berencana untuk menggalang dana bantuan untuk hotel-hotel yang terdampak.

"Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi di NTT, dan kami akan melakukan penggalangan dana, Insyallah untuk membantu yang di NTT. Apalagi Lombok pernah mengalami kejadian serupa," terangnya.

Saat ini ia hanya berharap agar proses evakuasi yang dilakukan oleh pemerintah dilakukan dengan cepat. Mengingat musim liburan untuk wisatawan asing tengah ramai.

"Semoga pemerintah gerak cepat dalam proses evakuasinya. Apalagi saat ini kondisi peak season wisman," tutupnya.



(bnl/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads