Gangguan penerbangan membuat banyak traveler mengalihkan perjalanan ke jalur darat. PT Kereta Api Indonesia (KAI) merespons dengan menambah rangkaian kereta pada sejumlah perjalanan hari ini.
Penambahan rangkaian pada sejumlah perjalanan kereta api juga diterapkan pada Senin (7/9/2026) setelah tujuh bandara, termasuk Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma diumumkan tutup hingga pukul 18.00 WIB.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, penambahan rangkaian merupakan bagian dari penyesuaian layanan KAI dalam menyediakan kapasitas perjalanan sesuai kebutuhan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penambahan rangkaian mencakup layanan kelas eksekutif hingga ekonomi dengan dukungan sarana kereta api Stainless Steel New Generation dan New Image.
"KAI terus memantau kebutuhan perjalanan pelanggan dan melakukan penyesuaian kapasitas layanan berdasarkan kondisi operasional di lapangan. Penambahan rangkaian ini memberikan pilihan perjalanan yang lebih luas dengan dukungan sarana yang semakin nyaman," ujar Anne dalam rilis yang diterima detikTravel, hari ini.
Adapun perjalanan kereta api yang mendapatkan penambahan rangkaian pada 7 September 2026 yaitu:
1. KA 2B Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi
Mendapatkan penambahan menjadi sembilan kereta eksekutif dengan jenis sarana Eksekutif Stainless Steel New Generation.
2. KA 204 Tegal Bahari relasi Pasarsenen-Tegal
3. KA 203 Tegal Bahari relasi Tegal-Pasarsenen
4. KA 164A Gumarang relasi Pasarsenen-Surabaya Pasarturi
Mendapatkan penambahan kapasitas menjadi 4empat kereta eksekutif dan tujuh kereta ekonomi dengan jenis sarana Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation.
5. KA 117B Gunung Jati relasi Cirebon-Gambir
6. KA 118B Gunung Jati relasi Gambir-Semarang Tawang
7. KA 119B Gunung Jati relasi Semarang Tawang-Gambir
8. KA 120B Gunung Jati relasi Gambir-Cirebon
Mendapatkan penambahan kapasitas menjadi lima kereta eksekutif dan lima kereta ekonomi dengan jenis sarana Eksekutif dan Ekonomi New Image.
Anne mengatakan KAI terus memastikan kesiapan layanan melalui pengaturan sarana, prasarana, serta operasional perjalanan agar pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan aman.
"KAI mengimbau pelanggan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan jadwal keberangkatan, ketersediaan tiket, hingga mengikuti informasi terbaru melalui Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal informasi resmi lainnya," kata Anne.
Dalam kondisi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, KAI juga mengimbau pelanggan untuk menjaga kesehatan selama perjalanan, termasuk menggunakan masker apabila diperlukan, khususnya bagi pelanggan yang memiliki sensitivitas terhadap paparan abu vulkanik maupun kualitas udara di wilayah terdampak.
"KAI mengajak pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, mengikuti arahan petugas, serta memastikan informasi perjalanan sebelum keberangkatan agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman," ujar Anne.










































