Jangan sampai Anda gagal mengikuti prosesi upacara adat yang sakral dan keren karena dilarang ikut dan hal merugikan lainnya. Disusun detikTravel, Rabu (20/11/2013), inilah 6 tips mengikuti upacara adat:
1. Kumpulkan info sebanyak-banyaknya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini akan berguna untuk persiapan maupun selama Anda di sana. Beberapa acara tidak memperbolehkan Anda mengenakan baju sembarangan. Ada juga yang mngharuskan peserta acara mengenakan atribut wajib seperti sarung contohnya. Dengan mengetahui hal ini, Anda bisa mempersiapkannya dari sebelum berangkat.
2. Gunakan baju sopan
Baju yang sopan sudah jadi harga mati jika ingin mengikuti acara adat. Bukan untuk mengekang wisatawan yang tak senang mengenakan pakaian sopan, tapi untuk menghormati penduduk dan acara itu sendiri.
Pilihlah pakaian yang longgar mulai dari baju hingga celana. Juga, kenakan pakaian yang tertutup. Untuk lebih aman lagi, pilih warna pakaian dengan warna yang lembut.
3. Tanya aturan mengikuti upacara kepada penduduk lokal
Setelah mengetahui informasi mengenai acara ini dari berbagai sumber, dan berpakaian sopan, kini saatnya kroscek ke penduduk lokal. Tanya kembali mengenai aturan mengikuti acara, samakan dengan data yang telah Anda ketahui.
Hal ini berguna untuk mengetahui apakah data yang telah didapat sama. Lagipula, bertanya pada penduduk lokal memungkinkan Anda mendapatkan informasi lebih banyak dan detail.
4. Jangan berisik
Kadang, ini yang tidak disadari oleh banyak wisatawan, terutama yang pergi berkelompok. Saat upacara, mereka asyik bercanda atau mengobrol sambil memotret. Ini sangat tidak boleh dilakukan.
Hormati orang yang sedang melakukan upacara. Ikuti prosesi dengan sebaik-baiknya tanpa harus kehilangan momen untuk memotret. Berisik juga bisa membuat Anda diusir dari acara adat. Hati-hati.
5. Perhatikan sekeliling
Saat memotret, perhatikan sekeliling. Jangan sibuk dengan kamera dan menginjak orang lain atau hal lain yang ternyata terlarang.
Perhatikan juga saat ingin jalan atau berpindah tempat. Pastikan rute yang Anda pilih sudah aman dari area prosesi. Jangan juga berdiri sambil mengacungkan kamera kepada peserta upacara adat yang sedang khusyuk berdoa dan sejenisnya.
6. Saling menghormati
Saat ada yang mengatakan jangan memotret menggunakan flash, ikutilah. Ini adalah bentuk saling menghormati dan menghargai. Sebagai turis, Anda datang untuk melihat, bukan mengacaukan.
Jadi, jagalah tingkah laku selama acara berlangsung. Hormati pula saat ada hal yang harus Anda lakukan, misal makan pinang atau sirih saat selesai upacara. Hal itu bisa jadi merupakan sebuah hal yang esensial bagi mereka, jadi jangan langsung menolak. Jika benar-benar tidak bisa, tolaklah dengan cara yang paling halus.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok