5 Kesalahan Traveling yang Mungkin Tak Terduga

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

5 Kesalahan Traveling yang Mungkin Tak Terduga

Johanes Randy - detikTravel
Kamis, 20 Feb 2014 10:45 WIB
5 Kesalahan Traveling yang Mungkin Tak Terduga
(Thinkstock)
Sydney - Saat kita traveling, mungkin kita akan menemui beberapa kejadian yang tak terduga. Anda sudah mencoba hati-hati, tapi ada hal yang tidak disangka terjadi. Inilah 5 kesalahan traveling yang sering dianggap remeh.

Kecopetan, barang hilang di pesawat, sampai tertahan di imigrasi, adalah sebagian masalah yang sering menimpa para traveler. Sebaiknya Anda mengenal kesalahan yang ada sebelumnya. Melansir dari News Australia, Rabu (19/2/2014), inilah 5 kesalahan traveling yang mungkin tak terduga:

1. Menitipkan barang ke orang yang tak dikenal

(Thinkstock)
Biasanya, ketika Anda melewati gate-check di bandara, barang yang Anda bawa akan diperiksa. Pastikan Anda memasukkan barang berharga di tas kecil yang Anda bawa sendiri. Orang bisa saja mengambil barang milik Anda di nampan sinar X.

Kalau tidak ada ruang lagi untuk tas di kabin pesawat, pastikan Anda memegang sendiri barang berharga Anda. Seringkali barang berharga hilang ketika luput dari pengawasan Anda.

2. Tagihan kartu kredit yang membengkak

(Thinkstock)
Tidak lengkap rasanya kalau kita pergi berlibur tanpa belanja, masalah kartu kredit yang membengkak pun muncul setelahnya. Tidak ada yang salah dengan berbelanja menggunakan kartu kredit, hanya saja membutuhkan ketelitian ekstra saat bertransaksi.

Kartu kredit seringkali menawarkan penawaran menarik yang menguntungkan kita. Pakai kartu kredit yang memberikan poin, dan bukan tagihan ekstra. Kuncinya cuma satu, teliti dalam melihat kelebihan dan kekurangan dari kartu kredit yang Anda pergunakan. Jika tidak berguna, sebaiknya jangan dipakai.

3. Menghabiskan waktu bertanya pada lokal

(Thinkstock)
Liburan ke negara yang memiliki bahasa berbeda tentu menjadi tantangan tersendiri. Akan sulit apabila Anda bertanya soal jalan atau lokasi kepada penduduk setempat. Perbedaan bahasa akan membuat Anda menghabiskan waktu berharga hanya untuk bertanya.

Solusinya adalah dengan bertanya ke petugas hotel terdekat. Hampir semua petugas hotel mengerti bahasa Inggris, akan lebih mudah jika Anda bertanya pada mereka. Seringkali tidak hanya petugas, tapi Anda dapat menemui supir taksi, bahkan dokter yang mengerti bahasa Inggris. Mereka tidak akan segan menolong, sekali pun Anda tidak menginap di hotel tersebut. Jangan lupa beri tip ya!

4. Lupa tanggal kedaluwarsa paspor Anda

(Thinkstock)
Hal penting yang sering terlewatkan saat liburan adalah masa berlaku paspor Anda. Seringkali banyak traveler yang begitu bersemangat untuk liburan, tapi lupa akan masa berlaku paspor yang expired sebelum perjalanan pulang. Hal tersebut tentunya dapat mengganggu liburan Anda, terlebih jika Anda tertahan di imigrasi perihal paspor.

Jangan lupa juga kalau beberapa negara seperti China, Russia, dan Uni Emirat Arab, mengharuskan paspor berlaku selama enam bulan terakhir sebelum waktu penerbangan pulang Anda. Sedangkan 26 negara Uni Eropa mengharuskan masa berlaku paspor selama tiga bulan terakhir. Pahami aturan perihal paspor di setiap negara, khususnya yang akan Anda kunjungi.

5. Tampil terlalu mencolok

(Thinkstock)
Ketika berlibur, ada baiknya Anda tidak terlalu menonjol. Seorang turis atau pendatang hampir selalu mudah dikenali dari atribut yang dikenakan. Baju pantai, celana kargo, kacamata hitam, membuat Anda semakin dikenali sebagai turis. Di beberapa tempat rawan copet seperti Paris dan Barcelona, Anda akan menjadi sasaran empuk bagi para copet. Tentu Anda tidak ingin hal itu terjadi.

Untuk mencegah hal tidak menyenangkan seperi kecopetan, sebaiknya Anda mencoba membaur dengan penduduk setempat. Tidak usah bawa banyak pakaian atau atribut di tas Anda. Selain lebih ringan dan hemat tempat, Anda selalu dapat membeli pakaian khas setempat. Dengan memakai pakaian khas setempat, Anda akan lebih sulit dikenali. Terlebih dapat menjadi suvenir untuk dibawa pulang.
Halaman 2 dari 6
Biasanya, ketika Anda melewati gate-check di bandara, barang yang Anda bawa akan diperiksa. Pastikan Anda memasukkan barang berharga di tas kecil yang Anda bawa sendiri. Orang bisa saja mengambil barang milik Anda di nampan sinar X.

Kalau tidak ada ruang lagi untuk tas di kabin pesawat, pastikan Anda memegang sendiri barang berharga Anda. Seringkali barang berharga hilang ketika luput dari pengawasan Anda.

Tidak lengkap rasanya kalau kita pergi berlibur tanpa belanja, masalah kartu kredit yang membengkak pun muncul setelahnya. Tidak ada yang salah dengan berbelanja menggunakan kartu kredit, hanya saja membutuhkan ketelitian ekstra saat bertransaksi.

Kartu kredit seringkali menawarkan penawaran menarik yang menguntungkan kita. Pakai kartu kredit yang memberikan poin, dan bukan tagihan ekstra. Kuncinya cuma satu, teliti dalam melihat kelebihan dan kekurangan dari kartu kredit yang Anda pergunakan. Jika tidak berguna, sebaiknya jangan dipakai.

Liburan ke negara yang memiliki bahasa berbeda tentu menjadi tantangan tersendiri. Akan sulit apabila Anda bertanya soal jalan atau lokasi kepada penduduk setempat. Perbedaan bahasa akan membuat Anda menghabiskan waktu berharga hanya untuk bertanya.

Solusinya adalah dengan bertanya ke petugas hotel terdekat. Hampir semua petugas hotel mengerti bahasa Inggris, akan lebih mudah jika Anda bertanya pada mereka. Seringkali tidak hanya petugas, tapi Anda dapat menemui supir taksi, bahkan dokter yang mengerti bahasa Inggris. Mereka tidak akan segan menolong, sekali pun Anda tidak menginap di hotel tersebut. Jangan lupa beri tip ya!

Hal penting yang sering terlewatkan saat liburan adalah masa berlaku paspor Anda. Seringkali banyak traveler yang begitu bersemangat untuk liburan, tapi lupa akan masa berlaku paspor yang expired sebelum perjalanan pulang. Hal tersebut tentunya dapat mengganggu liburan Anda, terlebih jika Anda tertahan di imigrasi perihal paspor.

Jangan lupa juga kalau beberapa negara seperti China, Russia, dan Uni Emirat Arab, mengharuskan paspor berlaku selama enam bulan terakhir sebelum waktu penerbangan pulang Anda. Sedangkan 26 negara Uni Eropa mengharuskan masa berlaku paspor selama tiga bulan terakhir. Pahami aturan perihal paspor di setiap negara, khususnya yang akan Anda kunjungi.

Ketika berlibur, ada baiknya Anda tidak terlalu menonjol. Seorang turis atau pendatang hampir selalu mudah dikenali dari atribut yang dikenakan. Baju pantai, celana kargo, kacamata hitam, membuat Anda semakin dikenali sebagai turis. Di beberapa tempat rawan copet seperti Paris dan Barcelona, Anda akan menjadi sasaran empuk bagi para copet. Tentu Anda tidak ingin hal itu terjadi.

Untuk mencegah hal tidak menyenangkan seperi kecopetan, sebaiknya Anda mencoba membaur dengan penduduk setempat. Tidak usah bawa banyak pakaian atau atribut di tas Anda. Selain lebih ringan dan hemat tempat, Anda selalu dapat membeli pakaian khas setempat. Dengan memakai pakaian khas setempat, Anda akan lebih sulit dikenali. Terlebih dapat menjadi suvenir untuk dibawa pulang.

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads