Jakarta -
Libur sekolah telah tiba, itu berarti berbagai aktivitas belajar sejenak ditinggalkan. Kini saatnya bagi Anda untuk mengajak anak berlibur. Perlu kiat khusus, agar liburan sekolah bisa dinikmati efektif untuk anak.
Liburan sangat diperlukan untuk menghilangkan kejenuhan dari rutinitas yang ada. Selain itu liburan juga memiliki fungsi sebagai penghilang stress, pembangkit semangat dan juga dapat memotivasi si kecil. Dihimpun detikTravel, Kamis (3/7/2014) berikut 5 tips mengisi liburan sekolah yang efektif bagi anak:
1. Pilih kegiatan liburan yang sesuai dengan minat dan bakat anak
(Thinkstock)
|
Pilihlah kegiatan liburan yang sesuai dan minat dan bakat anak, agar tidak salah memilih kegiatan liburan yang justru membuat jenuh. Ketahuilah minat dan bakat yang dimiliki anak dan kegiatan liburan pun menyesuaikan dengan itu.
Jika anak tertarik dengan aktivitas fisik, kegiatan outbound atau hiking bersama orang tua bisa dilakukan. Jika dia ada ketertarikan dengan hewan dan tumbuhan, kebun binatang dan kebun raya patut menjadi tempat liburan. Ingin meningkatkan minat seninya, kenapa tidak dibawa ke museum atau tempat kreativitas anak.
2. Mencari informasi wisata
(Thinkstock)
|
Setelah mengetahui minat dan bakat si kecil, langkah berikutnya adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai tempat wisata yang anda kehendaki. Informasi dapat anda peroleh dari berbagai media seperti media cetak, elektronik bahkan informasi dari orang lain.
Tujuannya yaitu untuk dapat mengefesiensikan uang dan waktu. Dengan mengetahui banyak informasi tempat wisata yang dikehendaki maka kita punya banyak pilihan tempat sesuai rentang harga yang ditawarkan, lokasi jauh dekat tempat wisata dan aneka diskon yang ditawarkan.
3. Siapkan makanan kesukaan anak
(Thinkstock)
|
Sering kali liburan membuat anak dibebaskan untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan seperti junk food ataupun street food. Padahal, kebanyakan junk food tentu kurang baik untuk anak. Belum lagi kalau jajan sembarangan, faktor kebersihan dipertanyakan.
Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat makanan kesukaannya dengan berbagai kreasi unik. Namun yang harus tetap diperhatikan bahwa makanan tersebut harus memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang cukup.
4. Bawalah obat-obatan yang perlu
(Thinkstock)
|
Hal yang satu ini sangatlah penting apalagi jika si kecil memiliki gangguan kesehatan. Jarak tempat wisata yang cukup jauh ditambah dengan segudang aktivitas anak saat liburan, memungkinkan si kecil untuk terkena gangguan kesehatan seperti mual, sakit perut, masuk angin, letih, demam ataupun tergores sesuatu.
Untuk itu siapkan segala perlengkapan obat-obatan sederhana seperti betadine, vitamin, minyak kayu putih, dan sebagainya. Tentu ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat liburan berlangsung dan anak dapat bermain tanpa adanya halangan.
5. Jangan lupa untuk beristirahat
(Thinkstock)
|
Libur panjang sering kali dimanfaatkan orang tua untuk mengisinya dengan sejumlah kegiatan yang sangat padat. Namun sayang, itu terkadang membuat anak kurang tidur dan beristirahat. Jangan lupa untuk memperhatikan kapan waktunya anak beristirahat.
Liburan bukan hanya sekedar bersenang-senang ataupun bermain. Liburan yang baik ialah liburan yang memiliki unsur efektif, menyenangkan, berdampak positif dan juga bersifat edukatif. Selamat berlibur traveler!
Pilihlah kegiatan liburan yang sesuai dan minat dan bakat anak, agar tidak salah memilih kegiatan liburan yang justru membuat jenuh. Ketahuilah minat dan bakat yang dimiliki anak dan kegiatan liburan pun menyesuaikan dengan itu.
Jika anak tertarik dengan aktivitas fisik, kegiatan outbound atau hiking bersama orang tua bisa dilakukan. Jika dia ada ketertarikan dengan hewan dan tumbuhan, kebun binatang dan kebun raya patut menjadi tempat liburan. Ingin meningkatkan minat seninya, kenapa tidak dibawa ke museum atau tempat kreativitas anak.
Setelah mengetahui minat dan bakat si kecil, langkah berikutnya adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai tempat wisata yang anda kehendaki. Informasi dapat anda peroleh dari berbagai media seperti media cetak, elektronik bahkan informasi dari orang lain.
Tujuannya yaitu untuk dapat mengefesiensikan uang dan waktu. Dengan mengetahui banyak informasi tempat wisata yang dikehendaki maka kita punya banyak pilihan tempat sesuai rentang harga yang ditawarkan, lokasi jauh dekat tempat wisata dan aneka diskon yang ditawarkan.
Sering kali liburan membuat anak dibebaskan untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan seperti junk food ataupun street food. Padahal, kebanyakan junk food tentu kurang baik untuk anak. Belum lagi kalau jajan sembarangan, faktor kebersihan dipertanyakan.
Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat makanan kesukaannya dengan berbagai kreasi unik. Namun yang harus tetap diperhatikan bahwa makanan tersebut harus memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang cukup.
Hal yang satu ini sangatlah penting apalagi jika si kecil memiliki gangguan kesehatan. Jarak tempat wisata yang cukup jauh ditambah dengan segudang aktivitas anak saat liburan, memungkinkan si kecil untuk terkena gangguan kesehatan seperti mual, sakit perut, masuk angin, letih, demam ataupun tergores sesuatu.
Untuk itu siapkan segala perlengkapan obat-obatan sederhana seperti betadine, vitamin, minyak kayu putih, dan sebagainya. Tentu ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat liburan berlangsung dan anak dapat bermain tanpa adanya halangan.
Libur panjang sering kali dimanfaatkan orang tua untuk mengisinya dengan sejumlah kegiatan yang sangat padat. Namun sayang, itu terkadang membuat anak kurang tidur dan beristirahat. Jangan lupa untuk memperhatikan kapan waktunya anak beristirahat.
Liburan bukan hanya sekedar bersenang-senang ataupun bermain. Liburan yang baik ialah liburan yang memiliki unsur efektif, menyenangkan, berdampak positif dan juga bersifat edukatif. Selamat berlibur traveler!
(aff/aff)
Komentar Terbanyak
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong
4 Negara ASEAN Bersatu Bangun Rute Kereta Cepat, Tanpa RI
Pesawat Garuda Berputar-putar 4,5 Jam di Langit India, Terhalang Uji Coba Rudal