Bagaimana Memilih Durian yang Enak?

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bagaimana Memilih Durian yang Enak?

Afif Farhan - detikTravel
Jumat, 29 Jan 2016 14:10 WIB
Bagaimana Memilih Durian yang Enak?
(Afif/detikTravel)
Medan -

Kadang sulit, bagi traveler untuk memilih durian yang enak. Waktu dicium memang wangi, tapi ketika dibawa pulang ternyata rasanya tidak manis-manis amat. Begini caranya memilih durian yang enak.

Zainal Abdidin Chaniago, atau lebih akrab disapa Ucok adalah orang yang mendirikan Ucok Durian. Suatu tempat makan durian yang paling populer di Medan dan selalu diserbu oleh traveler. Sosoknya yang ramah, menyambut kedatangan detikTravel beberapa waktu lalu saat melancong ke sana.

"Sebenarnya sulit membedakan durian yang enak. Yang pasti jangan tengok dari tangkai, bentuk atau warna duriannya," ujar Ucok ketika ditanya tips memilih durian yang enak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Durian yang menggoyang lidah (Afif/detikTravel)

1. Aroma

Yang harus pertama kali diperhatikan, adalah dari wangi. Durian yang sudah matan dan rasanya enak, pasti mengeluarkan wangi khas yang menggoda.

"Jika sudah wangi pasti duriannya masak Kalau tidak wangi, belum masak," katanya.

2. Cicip makan di tempat

Tapi kadang, wangi saja tidak cukup. Apalagi, kadang traveler kecewa mendapati durian yang wangi tapi ketika dibuka rasa daging duriannya masih pahit. Untuk yang satu ini, Ucok menyarankan satu hal penting.

"Makannya jangan dibawa pulang. Langsung makan di situ, untuk langsung membuktikan. Bilang sama abangnya dulu, 'kalau tidak manis boleh diganti ya'. Begitu saja, biar abangnya tidak macam-macam," tegas Ucok.

3. Diguncang

Selain soal wangi, Ucok menyarankan untuk menggoyang durian. Jika di dalamnya ada bunyi, tandanya durian tersebut sudah masak.

"Mau lebih yakin, coba duriannya digoncang. Kalau ada bunyi di dalamnya, 'deg-deg-deg-deg' itu pasti masak," kata Ucok.


Ucok, si pendiri Ucok Durian (Afif/detikTravel)

4. Beli saat musimnya

Khusus di daerah kota-kota besar seperti Jakarta atau Bandung yang tidak ada durian dan harus dikirim dari daerah-daerah, Ucok menyarankan untuk membeli durian pada musimnya. Sebab, jika tidak pada musimnya, rasa durian akan jauh dari yang diharapkan.

"Kalau di sini (Sumatera Utara), durian ada terus sepanjang tahun dan tidak mengenal musim. Kita penjual seharusnya jujur kepada pembeli. Jika manis bilang manis, jika tidak jangan dibilang manis," pungkasnya.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads