×
Ad

Tips Liburan Nyaman ala Ayudia Bing Slamet, Bisa Dicontek Nih!

Hans Wilhem Michelson - detikTravel
Jumat, 06 Mar 2026 20:45 WIB
Ayudia Bing Slamet dan suaminya Ditto (Instagram @dittopercussion/ @ayudiac)
Jakarta -

Ayudia Bing Slamet sering membagikan momen-momen menarik dari liburan keluarganya di media sosial. Contek tipsnya berikut ini yuk!

Melalui perjalanan-perjalanannya yang beragam, ibu dari Dia Sekala Bumi ini telah mengembangkan pendekatan dan preferensi unik untuk liburan, memastikan setiap perjalanan nyaman dan seru, serta cocok untuk semua usia.

Bagi yang berencana melakukan liburan, terutama bersama orang terkasih, wawasan dan gaya traveling Ayudia tentu patut ditiru:

1. Berburu Cuaca Dingin dan Berpakaian Nyaman

Urusan cuaca ternyata menjadi salah satu pertimbangan utama Ayudia saat merencanakan liburan. Ia mengaku lebih menyukai destinasi yang sedang mengalami cuaca dingin atau sejuk.

"Aku sih prefer-nya liburan yang cuacanya lagi dingin. Karena kayak enak aja, merasa adem gitu loh. Kita tinggal bawa jaket, terus ya biar kalau misalnya kita punya jaket tuh dipakailah. Kalau di Indonesia kan kita agak jarang ya pakai jaket," ungkap Ayudia kepada awak media di DoubleTree by Hilton, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).

Meskipun Ayudia senang mengenakan jaket musim dingin, ia tidak mengambil pusing. Bagi dia, esensi perjalanan terletak pada kenyamanan.

"Udah enggak stylish, yang penting nyaman aja," tambahnya santai.

2. Destinasi yang Ramah bagi Wisatawan Muslim

Menawarkan Liburan yang Tenang Bagi seorang wisatawan Muslim, akses ke tempat ibadah dan makanan halal sangat penting. Menurut perempuan yang menetap di Bali tersebut, dalam memilih destinasi memastikan bahwa lokasi tersebut ramah bagi wisatawan Muslim.

"Kita kan sebagai muslim traveler enggak cuma sekadar jalan-jalan atau kuliner, tapi ada ibadah yang kita pikirin. Jadi satu keyword-nya adalah nyaman. Jalan-jalannya dapat, ibadahnya dapat, terus makanan halal itu rasanya nyaman, tenang, dan enggak was-was," jelasnya.

3. Cari Tempat yang Menarik dan Jangan Ragu Menggunakan Stroller

Berlibur bersama anak-anak tentu menghadirkan tantangan unik bagi orang tua. Meskipun demikian, Ayudia mendorong orang tua untuk bertindak tanpa menunda, bahkan jika anak-anak mereka masih bayi. Memilih destinasi wisata dan memastikan fasilitas umum ramah anak sangat penting.

"Jangan takut bawa bayi, karena seru banget. Pilih cuaca yang memang nyaman, karena kalau panas banget mungkin anak lebih enggak nyaman. Mau bawa stroller, geret-geret, itu aman banget kalau destinasinya mendukung. Terus paling ajak anak-anak ke tempat yang emang interaktif, jadi anak enggak bosen," sarannya.

4. Menikmati Keindahan Berjalan-jalan di Pasar Lokal

Ayudia dan keluarganya menikmati pengalaman menjelajahi kota dengan berjalan kaki dan menggunakan transportasi umum, sambil menikmati suasana lokal yang hidup.

Ia percaya bahwa perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, baik melalui taman, pusat perbelanjaan, maupun pasar lokal menyuguhkan serangkaian kejutan visual di setiap langkah yang diambil. Ia juga sangat menyukai suasana ramai di pasar lokal.

"Suasana market itu meriah banget, banyak makanan, banyak jualan. Sekala aja enjoy banget, banyak yang dilihat," ceritanya

Agar momen city stroll dan eksplorasi ini terekam dengan baik, Ayudia mengingatkan satu hal penting: "Siapin aja baterai kamera sama memori yang banyak buat nanti foto-foto," sarannya.

5. 'Coffee Hopping' Jadi Agenda Wajib

Liburan ala Ayudia belum lengkap tanpa mencicipi kopi lokal. Sebagai penikmat kopi yang juga memiliki bisnis kedai kopi, ia selalu menyempatkan diri untuk melakukan coffee hopping alias berpindah-pindah dari satu kedai kopi ke kedai kopi lainnya.

"Gila, aku coffee shop aja bisa tiga coffee shop dalam sehari, seharian. Pagi, siang, sama sore," kesannya.

Menurutnya, setiap negara memiliki coffee culture yang unik. Ia gemar mengamati bagaimana kebiasaan minum kopi masyarakat lokal yang terkadang sangat berbeda dengan budaya 'nongkrong' di Indonesia.

"Kadang ada negara yang tipenya coffee to go. Jadi tempatnya kecil banget, bener-bener lewat, beli, terus pergi. Sementara kalau orang Indonesia kan kita doyan nongkrong, minum seteguk sampai habis juga masih nongkrong," ujarnya menutup obrolan.



Simak Video "Video: Tak Hanya Warlok, WNA Rupanya Juga Antusias Salat Idul Adha di Bali"

(wsw/wsw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork