Letaknya sendiri tepat berada di tengah kota. Anda dapat mulai menyusurinya dari Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Imam Bonjol hingga di berbagai pinggiran Sungai Pawan yang memang membelah Kota Ketapang. Ukurannya sendiri juga merupakan hal lain yang akan membuat Anda tercengang. Beberapa di antaranya memiliki ukuran yang lebih besar dari rumah masyarakat umum Ketapang! Tidak heran jika ada beberapa orang yang ditemui akan menyebut daerah tersebut sebagai Kota Walet yang berada di tengah Kota Ketapang.
Usut punya usut, sebagian rumah walet yang berada di Ketapang dimiliki oleh banyak orang yang bukan berasal dari kota itu sendiri. Kebanyakan mereka berasal dari kota-kota lain di Kalimantan Barat. Sebagian bahkan berasal dari negara lain seperti Malaysia dan Singapura. Ketapang sendiri dipilih mungkin karena letaknya yang strategis berada di pinggiran Sungai Pawan. Hl lain yng mungkin memicu banyaknya pembelian lahan tanah untuk dijadikan rumah pemeliharaan burung walet adalah harga tanah di kota ini yang hanya mencapai sekitar Rp 3000-Rp 5000 per-meternya. Cukup mengejtukan, bukan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?