Dengan di bantu oleh Pak Mesakh Toy pendamping lokal kami, kami berkomunikasi dengan Pak Otneal dan Ibu Juliana. Saat itu rasa ingin tahu kami tertuju pada minuman yang dibawa dengan mengunakan Haik. Ternyata minuman tersebut adalah Tuak Manis yang dihasilkan oleh Pohon Lontar.
Ibu Yuliana segera menuangkan dua gelas tuak kepada kami, dan kami segera meminumnya. Seketika saya teringat minuman yang sama seperti di daerah saya Gorontalo. Namun kalau di Gorontalo dihasilkan dari pohon enau, maka di Kupang Nusa Tenggara Timur dihasilkan dari pohon Lontar. Uniknya lagi, minuman tersebut ditampung dalam wadah yang terbuat dari daun pohon lontar yang diberi nama Haik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura