Itulah gambaran Manokwari tempo dulu yang dibangun oleh Kolonial Belanda, yang hingga kini, di beberapa sudut kota masih dapat terlihat sisa dan puing-puing kejayaannya.
Manokwari adalah sebuah kota yang memiliki letak strategis. Sebagai sebuah residen, jalur perdagangan dan pangkalan angkatan perang, Manokwari memiliki fungsi sebagai pintu gerbang memasuki wilayah kepala burung. Fungsi itu pula yang disandang Manokwari hingga kini.
Teluk Doreri yang seakan menjadi marina besar, Pulau Mansinam dan Pulau Lemon adalah pemandangan di depan Kota Manokwari. Sepanjang garis pantai Teluk Doreri adalah tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi. Sedangkan kedua pulau Mansinam dan Lemon adalah tempat kunjungan wisata bagi penggemar wisata sejarah dan religi, mengingat di Pulau Mansinam terdapat peninggalan bersejarah masuknya Injil untuk pertama kalinya di Tanah Papua. Selain itu, bagi penggemar wisata bahari snorkling dan diving,
Mansinam dapat pula menjadi pilihan. Beberapa pilihan tempat wisata lain di perairan Manokwari adalah Pantai Amban dan Pantai Pasir Putih. Terletak saling berdekatan, kedua pantai ini dapat dicapai dalam waktu 15 menit berkendara dari Kota Manokwari ke arah Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































Komentar Terbanyak
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Media Asing Ikut Soroti Polemik Entourage Bali yang Diduga Diskriminasi WNI