Manokwari Dulu, Manokwari Kini

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dadang Lesmana|11083|PAPUA BARAT|26

Manokwari Dulu, Manokwari Kini

- detikTravel
Selasa, 01 Mar 2011 11:00 WIB
PAPUA BARAT - Sebuah dok kapal didirikan untuk menunjang perekonomian dan sarana perbaikan armada perang. Tak jauh dari situ, beberapa benteng dan bungker pertahanan pun dibuat untuk melindungi sebuah Karesidenan yang berupa kompleks perumahan dan perkantoran. Sementara di bukit tak jauh dari kota dan bibir pantai, sebuah pos pengawasan berdiri untuk memantau pergerakan musuh yang datang dari laut.
Itulah gambaran Manokwari tempo dulu yang dibangun oleh Kolonial Belanda, yang hingga kini, di beberapa sudut kota masih dapat terlihat sisa dan puing-puing kejayaannya.

Manokwari adalah sebuah kota yang memiliki letak strategis. Sebagai sebuah residen, jalur perdagangan dan pangkalan angkatan perang, Manokwari memiliki fungsi sebagai pintu gerbang memasuki wilayah kepala burung. Fungsi itu pula yang disandang Manokwari hingga kini.

Teluk Doreri yang seakan menjadi marina besar, Pulau Mansinam dan Pulau Lemon adalah pemandangan di depan Kota Manokwari. Sepanjang garis pantai Teluk Doreri adalah tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi. Sedangkan kedua pulau Mansinam dan Lemon adalah tempat kunjungan wisata bagi penggemar wisata sejarah dan religi, mengingat di Pulau Mansinam terdapat peninggalan bersejarah masuknya Injil untuk pertama kalinya di Tanah Papua. Selain itu, bagi penggemar wisata bahari snorkling dan diving,
Mansinam dapat pula menjadi pilihan. Beberapa pilihan tempat wisata lain di perairan Manokwari adalah Pantai Amban dan Pantai Pasir Putih. Terletak saling berdekatan, kedua pantai ini dapat dicapai dalam waktu 15 menit berkendara dari Kota Manokwari ke arah Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manokwari memamng kota yang menyimpan pesona dan kenangan. (gst/gst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads