Jalan bebatuan dengan batas pepohonan dan deretan toko-toko bertema alam menjadi sajian awal di pintu masuk daerah Kuta, Lombok. Tidak terlalu hingar tapi tidak juga sepi. Anda bisa berbelanja santai atau duduk-duduk di cafe yang menyajikan variasi makanan dan minuman.
Jika Anda ingin bermain air, Anda bisa mencoba berselancar alias surfing. Ada beberapa toko penyewaan alat surfing dan diving yang menawarkan jasa sewa atau tenaga pengajar. Harga yang ditawarkan rata-rata Rp 300 ribu untuk 4 jam di air, termasuk jasa pengajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sana Anda akan langsung diajak terjun ke air. Menunggu ombak di atas papan surfing. Ada yang unik dari pesisir itu, jika Anda merasa lelah karena terlalu banyak mengayuh atau paddling atau ingin bersantai sejenak, Anda bisa istirahat di cafe apung yang ada di dekat parkiran perahu.
Cafe itu berukuran sekitar 2x3 meter dan terbuat dari bambu. Tidak hanya minuman ringan yang disediakan disana, tapi juga bir atau vodka untuk mereka yang menggemarinya. Anda bisa memilih untuk minum di cafe atau tetap di atas papan surfing Anda.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam
Menhub Usulkan Masjid di Jalur Arus Lebaran Jadi Rest Area Pemudik