Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) adalah taman nasional pertama yang dijadikan tempat rehabilitasi orang utan. Berbagai satwa khas dan langka Indonesia di lindungi terdapat di taman nasional ini, antara lain bekantan (Nasalis larvatus), owa Kalimantan (Hylobates Muelleri) dan orang utan (Pongo pygmaeus). Jika kita berekreasi ke taman nasional tersebut, kita akan disuguhkan hutan hujan tropis yang penuh dengan pepohonan dan udara bersih nan sejuk.
TNTP bisa dicapai dengan beberapa cara. Anda yang berasal dari Jakarta bisa terbang ke Ketapang dan lanjut Pangakalan Bun, namun penerbangan ini tidak setiap hari. Jika Anda tinggal di Bandung atau Semarang, ada rute penerbangan Bandung-Semarang-Pangkalan Bun dengan estimasi perjalanan 2,5 jam. Dari Pangkalan Bun perjalanan dilanjutkan menuju Kumai sejauh 8 km menggunakan angkutan setempat, lalu dilanjutkan ke Tanjung Harapan dengan menggunakan perahu klotok selama 1,5-2 jam atau menuju Camp Leakey selama 2,5 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari situs resmi Kementerian Kehutanan saat dikunjungi detiktravel, Rabu(23/11/11), TNTP memiliki beberapa lokasi yang menarik untuk dikunjungi. Lokasi pertama yang bisa dikunjungi adalah Tanjung Harapan. Tanjung harapan adalah stasiun pertama yang dijadikan sebagai lokasi rehabilitasi orang utan. Tempat ini berada di hutan sekunder dan hutan rawa yang dilengkapi dengan wisma tamu, pusat informasi dan jalan trail. Cocok sekali untuk Anda yang menyukai suasana asri hutan.
Lokasi selanjutnya yang tak kalah menarik adalah Pondok Tanggui. Bagi Anda yang ingin melihat langsung aktivitas orang utan, tempat ini harus dimasukkan dalam agenda wajib perjalanan di TNTP, karena di Pondok Tanggui Anda dapat melihat langsung aktivitas orang utan di habitat aslinya tanpa harus menganggunya lewat kontak langsung.
Setelah asyik melihat aktivitas orang utan di habitat asalnya, kurang lengkap rasanya bila tidak mengunjungi Camp Leakey. Camp Leakey berada di hutan primer dan dijadikan sebagai tempat perawatan beberapa orangutan dari yang baru dilahirkan sampai usia tiga tahun.
Selain tempat-tempat perawatan dan habitat asli orang utan, TNTP juga menyediakan stasiun pengamatan Bekantan dan satwa lainnya di kawasan Natai Lengkuas. Tidak hanya primata, para pecinta burung juga bisa menikmati beragam jenis burung yang ada di taman nasional ini melalui Sungai Buluh dan Danau Burung.
Nah, tertarik dengan taman nasional ini? Ayo segera kunjungi dan dukung pelestarian orang utan.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5