Negeri dongeng ini terbentang di hadapan mata. Lebih dari seratus istana megah membentang dari Sungai Havel hingga Danau Glienicke. Warna-warni bunga, hijaunya rumput, dan jernihnya danau turut mewarnai kawasan ini. Merunut sejarah, istana pertama dibangun oleh Frederick William dari Kerajaan Prussia pada tahun 1640, bertempat di Potsdam.
Frederick William merancang kota Potsdam sebagai pangkalan militer Kerajaan Prussia. Namun, hal itu berubah drastis ketika Frederick II The Great mengubah Potsdam menjadi kota tempat tinggal yang artistik. Ia lalu mengubah 'istana pangkalan militer' bekas Ayahnya menjadi 'Prussian Versailles'. Disebut begitu karena Frederick II The Great menginginkan tempat tinggalnya dibuat semirip mungkin dengan Istana Versailles di Prancis.
Renovasi besar-besaran tersebut menghasilkan Istana Sanssouci yang memesona. Istana yang berada tepat di atas bukit ini dipenuhi oleh material marmer, cermin, dan unsur emas yang dominan. Sanssouci dalam bahasa Prancis artinya 'tanpa peduli'. Ini adalah filosofi dasar istana musim panas yang menjadi tempat sang raja mengasingkan diri dari hiruk pikuk pemerintahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa istana tambahan juga dibangun oleh Frederick II The Great secara bertahap. Bangunan-bangunan ini memiliki fungsi masing-masing, seperti Chinesische Haus (Chinese House) untuk jamuan minum teh dan New Chambers yang menjadi tempat tamu menginap.
Jika Anda mengelilingi seluruh area Istana Sanssouci, berarti Anda telah menaklukkan 290 hektar! Namun hal ini tak akan membosankan, karena mata Anda akan dipenuhi oleh warna-warni bunga, perkebunan anggur, juga 'greenhouse' tempat tumbuhnya jeruk, melon, peach dan pisang. Kebun jeruk adalah taman yang paling spesial, namanya adalah Orangerie. Taman yang juga meniru Versailles ini merupakan simbol kekayaan raja-raja terdahulu.
Keseluruhan bangunan di kawasan Istana Sanssouci baru rampung pada 1916. Selain karena kemegahan dan kemewahannya, istana ini juga terkenal sebagai tempat tinggal Voltaire, penulis sekaligus filsuf yang terkenal.
Istana Sanssouci menjadi pusat dari komplek ini. Sanssouci adalah satu-satunya istana yang buka sepanjang waktu, sementara beberapa istana lain hanya buka di musim panas. Untuk mengunjunginya, Anda hanya butuh 45 menit perjalanan menggunakan kereta api dari Berlin. Jangan lupa kunjungi juga The Chateau of Cecilienhof, yang menjadi tempat terselenggaranya Perjanjian Potsdam pada Agustus 1945.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali