Untuk mencapai puncak gunung purba ini dapat ditempuh dengan melakukan pendakian kurang lebih selama satu jam. Beberapa alat bantu seperti tali dan tangga sederhana telah disediakan guna mempermudah melalui medan yang bisa dibilang βa little bit trickyβ. Keindahan yang disuguhkan sangat beragam, mulai dari bongkahan batuan besar yang menyusun gunung purba ini, sunset yang indah pada sore hari, hingga kerlap-kerlip lampu kota pada malam hari. Bagi para pecinta fotografi, lokasi ini sangat cocok untuk dijadikan tempat berburu gambar. Latar belakang batuan yang tinggi menjulang dan juga pemandangan hamparan pegunungan Gunungkidul yang hijau membuat jari tidak berhenti menekan shutter kamera.
Jika menginginkan nuansa yang berbeda, pengunjung bisa melakukan pendakian malam. Lama pendakian pun mungkin akan menjadi sekitar 2 jam, akan tetapi indahnya kerlap-kerlip lampu kota Jogja-Klaten-Solo yang dapat dilihat dari puncak telah menunggu dan siap membuat kita takjub. Untuk pendakian malam disarankan untuk mengajak pemandu dari karang taruna setempat demi keamanan dan kenyamanan dalam pendakian.
Satu hal yang pasti, selain pengelolaan dari pemerintah dan juga warga yang selalu senantiasa ditingkatkan demi kenyamanan pengunjung, para pengunjung sendiri dihimbau untuk tidak mengotori dan merusak segala macam yang ada disana. Beberapa coretan tangan-tangan jahil telah terlihat di beberapa tempat, hal ini harus diminimalisir dan bahkan dihilangkan, demi terjaganya pesona Gunung Api Purba Nglanggeran.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup
Tanggapi Kasus Pencurian Koper Turis Thailand di Bromo, Ini Kata Wamenpar