Satu lagi eksotika Pulau Komodo yang bisa Anda nikmati, yaitu Pantai Pasir Pink. Pantai ini masih sangat bersih dan bening airnya. Tepat sekali untuk dijadikan lokasi berlibur. Disebut Pantai Pink, karena ada satu hal yang paling menarik dari pantai ini, yaitu pasirnya yang berwarna tidak biasa, pink!
Warna pink pada pasir di pantai ini terbentuk secara alami, berasal dari campuran antara serpihan karang, cangkang kerang, kalsium karbonat invertebrata laut kecil, juga porifera atau spons laut yang berwarna merah. Perpaduan inilah yang sukses mempercantik pasir di Pantai Pink.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak kegiatan yang bisa pengunjung lakukan selama di pantai ini, seperti fotografi, diving, snorkeling, atau sekedar bersantai-santai sambil bermain pasir. Khusus Anda yang ingin menyelam atau snorkeling sebaiknya selalu waspada, karena arus laut Pantai Pink cukup kuat. Arus ini terjadi akibat pertemuan air laut tropis dari utara, dengan air laut dari selatan.
Meskipun memiliki pemandangan yang indah, Pantai Pink belum banyak diketahui orang. Keuntungan yang didapat dari belum dikenalnya pantai ini adalah kondisinya yang masih bersih dan terjaga. Pasir dan air lautnya masih bersih, belum tercemar sampah.
Uniknya, setiap pengunjung yang datang ke pantai ini, akan ditemani oleh seorang petugas perlindungan Taman Nasional Komodo. Ini karena komodo yang menjadi penghuni tetap pulau ini, senang berjemur di kawasan pantai. Jika ingin berenang, Anda harus memerhatikan keadaan sekitar. Bila komodo sedang berkeliaran, sebaiknya tunda dulu keinginan berenang Anda.
Untuk mencapai pantai ini, pengunjung bisa menggunakan perahu atau jalur darat. Sebelum berangkat, biasanya para wisatawan berkumpul di suatu perkampungan bernama Loh Liang. Dari Loh Liang, waktu yang dihabiskan untuk mencapai Pantai Pink menggunakan perahu adalah 30 menit, sedangkan bila lewat jalur darat menghabiskan waktu hingga 4,5 jam. Mengapa lama? Ini karena jalur yang dilalui harus melewati hutan bakau dan gugusan tebing karang.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
AS Siapkan Paspor Edisi Khusus, Tampilkan Wajah Donald Trump