Diintip dari situs dinas kebudayaan Jawa Timur, disbudpar.jatimprov.go.id, Minggu (8/4/2012), pulau berbentuk gundukan seperti bukit ini memiliki dasar tanah merah. Tanah inilah yang dianggap unik dan dijadikan nama atas pantai ini, Pantai Pulau Merah. Pantai ini terletak 60 km dari Banyuwangi yang bisa ditempuh dengan perjalanan darat selama kira-kira 2,5 jam.
Pantai yang memiliki panjang sekitar 3 km ini berada di kawasan Hutan Lindung Gunung Tumpang Pitu. Dengan adanya gunung inilah, kawasan pesisir pantai jadi terlihat lebih menarik karena memiliki latar belakang pegunungan.
Saat musim panas, pantai ini menyajikan ombak indah bagi para pecinta surfing. Ombak besar dan panjang jadi favorit para surfer yang datang ke sini. Tapi hati-hati, banyak karang di dasar laut membuat Anda rentan cedera saat surfing. Meski belum terlalu dikenal di kalangan wisatawan, namun perlahan objek wisata ini mulai didatangi turis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tetaplah berhati-hati saat mengarungi pantai saat air surut. Karena masih banyak hewan laut yang tertinggal di cekungan karang. Jangan sampai Anda terinjak bulu babi atau tergigit ular laut.
Karena pantai ini berada di bagian barat, maka jangan lewatkan momen matahari terbenam. Air, pasir dan langit akan berubah jingga keemasan. Suasana dramatis ini dilengkapi dengan semilir angin khas sore hari di pantai. Dijamin Anda akan lupa waktu.
Tidak hanya keindahan alam, pantai ini juga memiliki sebuah pura yang biasa digunakan umat Hindu dalam menyelenggarakan acara keagamaan. Sebuah upacara agama yang bernama Upacara Mekiyis rutin diadakan oleh warga Hindu yang tinggal di Banyuwangi setiap tahun.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Cerita Pilot Wanita Garuda Terbangkan Bryan Adams dan Diundang ke Konsernya