Pulau yang bependuduk kurang lebih 200 kepala keluarga ini menyediakan home stay untuk bermalam. Bagi yang lebih ingin menjadikan alunan suara ombak untuk menemani tidur, Ketua RT setempat mengizinkan untuk kita untuk berkemah di bibir pantai. Bersepedah di pagi hari merupakan salah satu cara menikmati keindahan Pulau. Cara lainnya adalah Snorkling dan BananaBoat yang paling favorit dilakukan wisatawan di sore hari.
Dihari kedua menuju pulang, pesona pasir putih, ombak ombak kecil serta batang pohon tumbang yang menjulang ke tengah laut tidak bisa dihiraukan begitu saja di Pulau Bokor.
Pulau Bokor hanya di huni oleh binatang-binatang liar. Seperti Kera, ular dan percaya tidak percaya menurut nelayan setempat juga terdapat anaconda. Yang sangat disayangkan pasir putih Pulau Bokor di nodai oleh banyaknya sampah-sampah buangan dari pulau sekitar yang di bawa oleh ombak. Minimnya perhatian dari warga setempat dan kurangnya kepekaan masyarakat terhadap lingkungan menjadi suatu masalah yang sangat di sayangkan .
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal