KETIKA mencari kebutuhan tertentu di Kota Wuhan, China, jangan coba-coba pergi sendirian tanpa petunjuk jika tidak ingin kembali dengan tangan kosong. Sebab, sudah ada kendala besar yang menghadang, bahasa.
Hal demikian mungkin juga akan ditemukan di seluruh kota di China. Bahasa Inggris yang dikuasai pun tidak terlalu membantu. Mau beli pulsa, makan, tukar kurs, harus dengan persiapan tambahan. Jarang ada toko atau restoran yang mencantumkan nama dalam huruf Latin. Umumnya hanya bank, hotel, restoran franchise, pusat perbelanjaan, toko telepon seluler, dan operator seluler yang menampilkan nama toko dalam huruf Latin di bawah tulisan huruf China.
Soal penamaan dengan huruf China sebenarnya tidak masalah. Tinggal masuk dan lihat saja isinya jika seandainya ingin mencari sesuatu. Masalah akan muncul ketika di dalam toko, bank, atau restoran tidak ada yang bisa berbahasa Inggris.
Sebagai catatan, di restoran franchise biasanya ada yang bisa berbahasa Inggris. Demikian juga dengan di bank-bank besar seperti Bank of China. Salah satu cara mengatasinya ialah dengan meminta bantuan orang yang bisa berbahasa Inggris dan menulis dalam bahasa China untuk menuliskan apa yang diinginkan pada kertas.
Benar kata Susan, seorang sukarelawan yang saya jadikan sumber informasi. "Anda tidak akan bisa bertanya kepada warga lokal jika tidak menulis pertanyaan dalam huruf China."
Jadi, atas dasar itu, saya pun selalu tidak lupa meminta resepsionis hotel saya untuk menuliskan pertanyaan saya dalam bahasa China kalau saya akan mencari sesuatu. Saat saya perlu mencari restoran, mencari oleh-oleh, atau mencari SIM card nomor lokal, mencari camilan, saya selalu meminta pertanyaan dituliskan dalam bahasa China.
Pertanyaan biasanya mengenai harga, jumlah, ada kandungan babi atau tidak, bisa ditawar atau tidak. Catatan itu nanti tinggal ditunjukkan saja di tempat yang dituju. Mereka cukup menjawab dengan menulis harga dan menggeleng. Beres.
Dalam hal pengucapan, lafal Inggris dan huruf Latin yang kita praktikkan dengan mereka berbeda. Untuk kata Wuhan, orang lokal dan Bandara International Beijing menyebutnya Wuha.
Jadi, jika bepergian di Wuhan, umumnya China, jangan lupa catat pertanyaan dalam bahasa lokal agar tidak tersesat. Pikirkan kira-kira pertanyaan apa saja yang perlu ditulis saat merencanakan akan berjalan-jalan sendiri di China. Mungkin hal ini berlaku di negara-negara yang memiliki karakter huruf unik seperti Thailand serta negara-negara Timur Tengah.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara