Karena banyaknya turis, bangunan Bali yang unik, juga banyak nya Patung kepercayaan yang di tutup sarung kotak hitam putih, or kain warna kuning, bunga dan dupa membuat susana Bali berbeda sekali. 1 minggu ke Bali, aku gunakan untuk bertemu saudara, jalan jalan sekitar Kota Bali yang tidak pernah tidur, juga pantai yang ramainya minta ampun. Note; semoga pemerintah local menyediakan publick toilet yang standard dan bersih juga free. Kasihan kan tourist yang tidak semuanya hanya mau tinggal dihotel, seperti aku yang like explorer masa mau pipis harus bayar sudah bayar kotor lagi. Di Caphogen, Denmark, publick toilet harus bayar tapi bersih sekali, engga apa dech bayar tapi bersih gitu.
Terus aku hip to Lombok segigi, hip lagi ke gili Tarawungan yg orang bilang spetacular, pulau kecil yang berbeda dari Bali, bisa bored disini, restaurant banyak tapi supermarket jauh sekali. Bagi yang suka gemerlapnya Kota, ini bukan tempat yang cocok. Aku menyewa boat untuk cross to another island. Gili Tarawungan, pulau ini kecil bisa jalan kaki untuk mengelilingi pulau. Aku menyewa sepeda, sudah panas, naik sepeda di jalan yang sebagian berpasir, jadi sulit banget. Jadi kebanyakan sepeda nya yang naik aku hahaha. Pulau ini seperti small Comunity, sperti daerah tourist yang lain banyak restaurant, toko, hot spot buat Internet dan ATM, but not for me karena kebanyakan orang untuk pulau sekecil ini. aku yang biasa ke pantai, gunung, daerah yang tidak banyak orang tapi Indih pemandangan nya .
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Tragedi Papua, Penerbang Senior Angkat Bicara soal Risiko Terbang di Daerah Rawan