Kedung Tumpang, 'Jacuzzi' Alam dari Tulungagung

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kedung Tumpang, 'Jacuzzi' Alam dari Tulungagung

Pradikta Kusuma - detikTravel
Selasa, 27 Sep 2016 11:34 WIB
loading...
Pradikta Kusuma
Kolam alami Kedung Tumpang
Kolam air jernih berwarna kehijauan
Boleh berenang namun tetap berhati hati dengan ombak besar
Garis pantai jika dilihat dari atas bukit
Air terjun tersembunyi di Kedung Tumpang
Kedung Tumpang, Jacuzzi Alam dari Tulungagung
Kedung Tumpang, Jacuzzi Alam dari Tulungagung
Kedung Tumpang, Jacuzzi Alam dari Tulungagung
Kedung Tumpang, Jacuzzi Alam dari Tulungagung
Kedung Tumpang, Jacuzzi Alam dari Tulungagung
Jakarta - Tidak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk berendam di jacuzzi. Di Tulungagung ada 'jacuzzi' alam yang bisa dinikmati secara murah.Garis pantainya tak terlalu panjang, tak ada tempat di mana kita bisa bermain pasir dengan leluasa. Tebing berbatu langsung bertemu dengan air laut berwarna biru bergradasi menjadi hijau tosca sangat bergelombang yang seakan tak pernah lelah menghantam bibir bebatuan tebing, khas laut selatan. Tak hanya ombak yang selalu bergelombang, namun gelombang juga datang dari para pengunjung yang datang. Hilir mudik dan silih berganti berdatangan. Begitupun juga saya dan 4 orang saudaraku Fita, Ferdi, Firda dan Lia. Mereka tampak menikmati semua sajian khas dan mungkin satu satunya di Jawa bagian timur ini. 'Kolam barat dan Kolam timur', begitulah tulisan di plang yang menancap di salah satu bebatuan kokoh. Saya langkahkan kaki menuju kolam timur yang nampaknya lebih dekat dari tempat berdiri saat ini. Tak seberapa jauh jalanan, berhenti pada ujungnya dan bertemu dengan ganas ombak laut selatan. Memandang ke depan terdapat beberapa tebing yang nampak hancur terkena hantaman ombak setelah sekian lama. Hancur bukan berarti rusak, namun dari kehancuran bebatuan itu munculah beberapa cekungan yang terisi air laut dan menjadikan kolam kolam alami. Masyarakat sekitar menyebutnya 'Kedung' yang berarti kolam dan 'Tumpang' yang berarti bersusun atau sebagai tempat wadah air. Sejatinya dari foto yang beredar ada beberapa orang yang sedang asyik berenang di dalam kedung tumpang yang berwarna kehijau-hijauan dan dipotret dari tempat saya berdiri sekarang ini. Namun sayang, karena ombak yang masih terlalu berbahaya kedung – kedung ini masih dilarang untuk digunakan berenang. Jika masih ada yang nekat bisa dipastikan dia akan terseret ke dalam gelombang besar yang menyapu kedung-kedung ini.Pantai kedung tumpang mulai berbenah untuk menjadi kawasan wisata tujuan utama di Kabupaten Tulungagung walaupun sampai saat ini masih dikelola swadaya oleh tangan masyarakat setempat. Dahulu kita harus berjalan kurang lebih 1 jam untuk tiba di bibir pantai, kini hanya cukup 15 menit. Sarana dan prasarana mulai dari tempat parkir, warung, toilet dan beberapa gubuk untuk istirahat kini sudah mudah untuk kita temui. Dari atas sekilas kedung ini nampak kecil, tapi setelah kami berada di dasar ternyata kedung ini cukup luas. Apalagi dengan sedikit orang yang berani turun ke bawah seperti saat sekarang ini, kami akhirnya bisa cukup puas bermain main air di dalam kedung tumpang.Bersenang senang namun tetap waspada, itulah aturan main di Kedung Tumpang ini. Jangan terlalu mendekati ujung kolam yang berbatasan dengan tebing, karena sewaktu-waktu ombak besar dapat menyeret tubuh ke dalam Lautan Hindia.Tak saya sangka sebelumnya, jika Kedung Tumpang juga memiliki air terjun tersembunyi yang tepat berada tak jauh dari bibir pantai. Seperti surga yang tersembunyi, air terjun ini berada di balik pepohonan rimbun di Kedung Tumpang, dan dapat saya pastikan juga tak semua pengunjung tahu akan keberadaan air terjun indah ini. Dengan keberadaan Kedung Tumpang yang memiliki karakter khas, sepertinya lambat laun akan menjadi primadona andalan wisata di kabupaten Tulungagung. Dan pastinya juga akan menambah pilihan wisata bagi siapa saja yang datang ke Jawa Timur, khusunya Kabupaten Tulungagung.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads