Mitos Cinta Unik dari Jembatan Pulau Tidung

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mitos Cinta Unik dari Jembatan Pulau Tidung

Jiraya - detikTravel
Sabtu, 09 Apr 2016 10:48 WIB
Main pasir
Loncat dari atas jembatan cinta
Keseruan Pulau Tidung
Mitos Cinta Unik dari Jembatan Pulau Tidung
Mitos Cinta Unik dari Jembatan Pulau Tidung
Mitos Cinta Unik dari Jembatan Pulau Tidung
Jakarta - Ada mitos menarik yang bisa traveler temui saat melancong ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta. Siapa saja yang meloncat dari atas jembatan, cintanya akan abadi.Β Kali ini aku mau share pengalaman liburan tapi cocok di kantong mahasiswa. Ya, banyak orang yang ingin berlibur tapi terkendala dengan biaya. Hal itu juga yang saya rasakan. Beberapa waktu yang lalu, saya menyempatkan diri untuk liburan ke Pulau Tidung. Saat sedang populer, pergi ke Pulau Tidung memang cukup mahal ya, namun ternyata sekarang sudah tidak lagi. Karena budget terbatas, saya coba mencari paket wisata dengan model voucher, lalu dapatlah voucher wisata ke Pulau Tidung.Di Pulau Tidung ternyata banyak objek wisatanya. Dulunya, saya hanya mengira hanya hamparan pasir putih dan lautan luas. Salah satu yang menarik pandangan saya adalah jembatan di pulau tidung, yang dinamakan jembatan cinta. Pantas saja, banyak pasangan yang penasaran dengan jembatan cinta ini. Jembatan cinta ini ternyata menyimpan mitos yang unik yaitu pasangan yang datang kesana jika belum menikah maka akan berjodoh, dan yang sudah menikah maka akan langgeng. Maka dari itu, banyak sekali pasangan yang berfoto-foto di sana. Tak hanya berfoto, bahkan ada juga wisatawan yang loncat dari atas jembatan ke lautan untuk berenang. Jembatan ini ternyata menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Menyeberangi lautan yang luas ini membuat saya tak ingin kembali ke Jakarta. Pesona Pulau Tidung yang sederhana justru membuat saya terus ingin bermain-main di sana.Berbeda dengan Pulau Tidung Besar yang dipenuhi objek wisata dan aktivitas, di Pulau Tidung Kecil difokuskan menjadi tempat budidaya mangrove. Saya pun tak ingin terlewatkan untuk menanam pohon mangrove dan ikut berpartisipasi menghijaukan bumi ini. Keseruan di Pulau Tidung membuat saya ingin kembali mengajak teman yang lain untuk bisa seru-seruan di Pulau Tidung apalagi bisa pakai paket wisata dengan voucher. Selama beberapa hari pun, perjalanan liburan singkat ini hemat banget untuk aku yang berkantong mahasiswa.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads