Ada Amazon Campur Green Canyon di Kabupaten Maros
Irwandy Rosadi - detikTravel
Rabu, 12 Feb 2014 13:50 WIB
Jakarta - Jika Anda berkunjung ke Makassar, cobalah mampir ke Kabupaten Maros. Selain punya Taman Nasional Bantimurung dan Gua Leang-Leang, Maros punya wisata alam Sungai Pute dengan suasana ala Green Canyon Pangandaran dan Amazon.Adalah Desa Rammang-Rammang yang terletak di Kabupaten Maros. Desa ini memiliki potensi hamparan karst yang indah nan menjulang tinggi. Disebut desa karst, karena desa ini memiliki gugusan karst dengan luas 4.500 hektar yang merupakan gugusan karst terbesar kedua di dunia, setelah yang ada di China Selatan. Wow!Jika Anda berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Anda keluar dari kawasan bandara, kemudian mencari jasa angkutan umum dengan memilih angkutan umum jurusan Pangkep. Jarak yang ditempuh kurang lebih dua puluh kilometer untuk tiba di pertigaan jalan menuju pabrik semen Bosowa.Dari pertigaan tersebut, Anda harus melanjutkan perjalanan masuk menuju Dermaga Rammang-rammang, kurang lebih 10-15 menit jalanan kaki. Jika tidak mau lelah, Anda bisa menumpang tukang ojek untuk mengantarkan ke dermaga Rammang-rammang.Untuk memulai petualangan, perlu terlebih dahulu menyewa perahu yang biasanya terdapat di dermaga. Harganya pun beragam, tergantung keahlian Anda saat bernegosiasi. Jika Anda beruntung, harga sewa perahu bisa didapatkan dengan harga murah. Rata-Rata nelayan mematok harga pada kisaran Rp 120-150 ribu untuk perjalanan pergi-pulang.Sepanjang perjalanan di atas perahu, Anda akan disuguhkan pemandangan alam yang mempesona. Hamparan gugusan karst yang menjulang tinggi, kokoh di atas peraduannya. Mencolok di antara pepohonan hijau yang rimbun. Keelokan Sungai Pute yang eksotis semakin menambah tenangnya destinasi ini. Sesekali terlihat segerombolan burung paruh melintas, kemudian mendarat di tepi sungai.Tiba di Dermaga Berua, Anda bisa menyaksikan pemandangan landmark yang dikelilingi oleh gugusan-gugusan karst yang memanjakan mata. Di sana Anda bisa berpetualang menyusuri persawahan dan menikmati keindahannya.Kalau masih sanggup, Anda boleh mengunjungi Telaga Bidadari, serta gua yang terdapat di kaki tebing. Gua tersebut merupakan gue peninggalan prasejarah, yang didindingnya terdapat lukisan telapak tangan nenek moyang. Sungguh pengalaman yang tak terperi!
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru