Jelajah Kuliner, Cara Beda Libur Akhir Tahun di Ubud
Jumat, 27 Des 2013 11:50 WIB
Diroms
Jakarta - Sebelum berpesta kembang api di malam Tahun Baru 2014 di Ubud, Bali, coba dulu jelajah kuliner di sana. Kawasan Ubud banyak berjajar restoran mulai dari makanan asli Indonesia hingga western. Lengkap!Cara menikmati Ubud yang terbaik seharusnya dengan slow motion. Sayangnya, kali ini saya hanya punya waktu sehari untuk mengeksplor kuliner di Ubud. Wah!Bebek Tepi Sawah Restaurant & Villas di Jl Goa Gajah, Peliatan jadi pilihan wajib untuk dicoba! Restoran berkonsep makan di tengah sawah ini selalu ramai pengunjung. Semua satu tujuan yakni mencoba crispy atau grilled duck yang jadi menu andalan resto ini.Setengah ekor bebek disajikan dengan tiga macam sambal (mattah, bre, uleg) dan sayuran, porsi yang pas buat makan siang. Tersedia juga menu lainnya seperti sate lilit Bali, ayam goreng lengkuas, sop ikan dan grilled cock fighting (ayam bakar).Makan siang usai, saatnya dessert time! Tiba di Melting Wok resto-cafe mungil di Jl Goutama, saya disambut senyum ramah Geraldine. Madam asli Perancis ini sang pemilik cafe, yang sudah dua tahun tinggal di Ubud.Sambil mengobrol, saya pun sibuk mencoba Creme Caramel (puding karamel dengan kuah coconut milk), dessert khas cafe ini. Citarasa karamel bercampur cinnamon begitu nikmat terasa. Pastinya Madam Geraldine juga menyediakan berbagai menu makanan lain dong. Nyam!Tujuan berikutnya adalah keliling dari satu toko ke toko lain, sekalian cari oleh-oleh yang menarik. Dua jam berselang, saya pun kembali ke Jl Goutama, menuju Confiture Michele Creperie. Toko mungil yang menjual no-added dan gluten-free selai buah.Uniknya Michele dan Wayan pemiliknya,menggunakan buah yang jarang dijadikan selai, seperti pepaya, tamarillo, mangga, markisa, dan kombucha. Selain berbelanja stock selai untuk dibawa pulang, saya pun mencoba Crepes ala French yang lezat di sini.












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
Di Belgia Ada Kompetisi Tiru Suara Burung Camar, yang Paling Mirip Jadi Juara