Awas! Banyak Bom Bertebaran di Kota Ini
- detikTravel
Selasa, 20 Nov 2012 11:40 WIB
Jakarta - Hati-hati saat Anda melangkahkan kaki di Kota Phonsavan, Laos. Pemandangannya bagus, namun banyak bom bekas perang bertebaran di kota ini. Salah injak, duaaarrr!Berlibur ke Laos bukan hanya menikmati keindahan alamnya yang asri. Traveler bisa melihat jejak kelam Secret War melalui bekas bom yang gagal meledak. Peninggalan ini dikenal dengan Unexploded Ordnance (UXO) yang tersebar di Kota Phonsavan.Β Selain terkenal dengan keasrian alamnya yang belum banyak terjamah oleh wisatawan asing, Laos juga menyimpan sejarah kelam berkaitan dengan Secret War pada tahun 1965-1974. Pada masa tersebut, Amerika sedang memerangi perkembangan komunis yang merajalela di Vietnam.Pihak komunis Vietnam menggunakan Laos Tengah dan Laos Selatan sebagai bagian dari jalur transportasi. Oleh karena itu, pihak Amerika menjatuhkan berton-ton bom untuk merusak jalur tersebut.Phonsavan yang berada di Provinsi Xieng Khouang, Laos merupakan salah satu kota yang mengalami kerusakan parah dari pengeboman tersebut. Berjuta-juta bom yang dijatuhkan dari udara, banyak juga yang tidak meledak dan dikenal dengan istilah UXO (Unexploded Ordnance).Sampai sekarang, masih banyak UXO yang tersebar di ladang dan tanah-tanah pertanian, terkubur, menanti hingga ada tangan yang menemukan kemudian meledak saat terusik. Sayang, banyak anak-anak dan petani yang menjadi korban UXO akibat kurangnya pengetahuan mengenai bentuk bom. Waduh!Β Β Phonsavan bisa dicapai dari Vientiane, ibukota Laos menggunakan bus dengan waktu tempuh 10 jam. Bila sedang berada di Luang Prabang, Phonsavan berjarak sekitar 300 km dari kota di pinggir Sungai Mekong tersebut.Walaupun bukan kota yang modern, Phonsavan cukup bisa mengakomodir kebutuhan wisatawan dengan pilihan akomodasi dan restoran atau kafenya. Tidak perlu khawatir kesulitan mencari makanan, karena di sana ada Bamboozle, kafe dengan sentuhan barat menu yang dikelola dengan sangat baik. Bagi yang vegetarian atau mencari makanan halal, bisa mencicipi makanan India yang super lezat di Nisha Restoran.Β Β Berjalan-jalan menyusuri Phonsavan, jangan kaget jika melihat banyak cangkang bom bertebaran, dari ukuran kecil sampai bom yang super besar. Bahkan, di kantor Pusat Informasi Turis, traveler bisa melihat ada tumpukan bom di depannya.Uniknya, banyak juga kafe dan hotel yang memajang bom sebagai dekorasi. Sejarah yang kelam tidak menjadikan warga Laos menyerah. Justru, peristiwa tersebut bisa memacu kreativitas dengan memanfaatkan sisa-sisa bom menjadi peralatan rumah tangga seperti sendok, garpu, tempat lilin, bahkan banyak yang dibuat sebagai suvenir.Jika berminat menyusuri sejarah lebih dekat, ada beberapa pusat informasi seperti UXO Survivor Information Center dan Mines Advisory Group (MAG). Kedua pusat informasi ini juga didukung oleh institusi asing yang menyajikan fakta berupa display foto dan pemutaran video berkaitan dengan UXO serta Secret War. Di sana para wisatawan bisa ikut berpartisipasi mendukung program pembersihan UXO dengan memberikan donasi langsung atau tidak langsung melalui pembelian suvenir.Selain terkenal dengan UXO, Phonsavan juga terkenal sebagai lokasi Plain of Jars yang terletak beberapa kilometer di luar kota. Plain of Jars ini merupakan daerah yang dipenuhi oleh batuan besar berbentuk toples dengan ukuran beragam, sampai ada yang berdiameter 2 meter.Batuan toples tersebut diperkirakan berasal dari zaman Megalitikum. Apa fungsinya di masa lampau? Tidak ada yang bisa memberikan jawaban pasti. Ada yang bilang batuan toples itu untuk menyimpan mayat karena pernah ditemukan tulang belulang di dalam toples. Namun, dari legenda, ada yang mengatakan toples tersebut digunakan untuk proses fermentasi anggur.Β Lokasi batuan toples ini tersebar bukan hanya di Phonsavan. Namun, di Phonsavan inilah batuan toples terbanyak dan bisa diakses dengan aman.Ada tiga situs yang dibuka untuk umum. Sedangkan lokasi lainnya masih belum terjamin keamanannya, diakibatkan keberadaan UXO.Untuk mengunjungi Plain of Jars, traveler bisa ikut tur yang akan didampingioleh guide. Anda juga bisa melakukan tur pribadi dengan menyewa tuktuk untuk mengantar atau menyewa motor sendiri. Selamat menikmati wisata sejarah di Laos!Β
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5