Jelajah Nirwana Alami Desa Kedung Miri, Bantul
Selasa, 10 Apr 2012 18:00 WIB
Aji Prasetiyo
Jakarta - Menyusuri jernihnya air sungai, panorama sawah nan alami, mengenal budaya sekitar, bercengkrama langsung dengan fauna, dan merasakan denyut aktivitas penduduk lokal. Ya, ini merupakan pengalaman tak terlupakan saat menjelajahi Desa Kedung Miri, Bantul.Kedung Miri merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Kelurahan Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berada di daerah terpencil, membuat desa yang kaya akan keindahan alamnya ini sulit untuk diakses. Jalan beraspal dan batu bata halus siap mengantar Anda menjelajah kawasan yang berjarak sekitar 5 km dari kantor Kecamatan Imogiri ini.Selama perjalanan, kehidupan alam khas pedesaan terasa kuat di sini. Bentuk rumah yang masih tradisional terpajang di depan mata hingga Anda sampai di Sungai Oyo yang menawan. Petualangan pun berlanjut sambil menyusuri sungai yang berada di tengah perbukitan nan hijau alami ini.Perpaduan simfoni alam berupa persawahan lengkap dengan terasiring di punggung bukit, suara-suara fauna liar, aliran Sungai Oyo yang berwarna hijau toska, hingga gemericik air terjun kecil yang mengalir dari bukit-bukit sekitarnya tak pernah bosan memnjakan mata setiap wisatawan yang datang. Nirwana tersembunyi itu terlihat anggun di tengah kehidupan masyarakat yang masih memegang erat nilai budaya lokal.Keunikan lain dari desa wisata ini adalah adanya jembatan gantung dari kayu dan berwana kuning yang membentang di atas aliran Sungai Oyo. Aliran airnya yang berwarna hijau toska dengan pasirnya yang putih dan indah menjadi dasar yang sangat cantik. Adanya jembatan ini sangat membantu masyarakat sekitar sebagai penghubung kedua desa, yaitu Desa Kedung Miri dan Desa Kedungjati (Selopamioro).Jembatan ini juga mengambil peran dalam menjalankan roda perekonomian dan pendidikan di kedua desa tersebut. Ditambah lagi saat musim penghujan, aliran Sungai Oyo berubah menjadi deras dan berwarna kecoklatan. Oleh sebab itu, adanya jembatan tersebut sangat berarti bagi kehidupan masyarakat setempat.Bertualang di desa wisata Kedung Miri yang bernuansa alami dan bebas polusi, bisa menjadi alternatif wisata yang menyenangkan. Satu hal yang terpenting, untuk menikmati pesona alam yang memukau ini adalah Anda tak perlu mengeluarkan uang yang banyak. Masuk ke desa ini saja gratis, bila Anda ingin bermalam di sini bisa menginap di rumah penduduk atau meminta izin pada warga setempat untuk membangun kemah di tempat yang cukup lapang dan menyatu dengan alam.












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok