Berziarah ke Pusara Sang Rasul
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Berziarah ke Pusara Sang Rasul

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Jumat, 03 Feb 2012 18:01 WIB
loading...
Putri Rizqi Hernasari
Gerbang makam rasul (dok. Muhammad Nur Hayid/detikFoto)
Lokasi makam Nabi Muhammad SAW di dalam Masjid Nabawi (dok.Andi Abdullah Sururi/detikfoto)
Payung-payung di Masjid Nabawi (dok.Andi Abdullah Sururi/detikfoto)
Pintu Masuk Masjid Nabawi (dok.Andi Abdullah Sururi/detikfoto)
Berziarah ke Pusara Sang Rasul
Berziarah ke Pusara Sang Rasul
Berziarah ke Pusara Sang Rasul
Berziarah ke Pusara Sang Rasul
Jakarta - Madinah memang erat kaitannya dengan perjalanan Nabi Muhammad SAW. Di sana, Anda bisa beribadah sekaligus berkunjung ke makam rasul yang berada di dalam Masjid Nabawi. Apalagi saat momen Maulid Nabi nanti, pasti sempurna!Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi adalah masjid kedua yang dibangun Nabi Muhammad SAW. Masjid ini memiliki banyak pintu yang diberi nama sama dengan sahabat rasul dan juga raja yang pernah memerintah Arab Saudi.Dulu, letak Masjid Nabawi bersebelahan dengan rumah Rasulullah, dimana makam rasul berada. Seiring dengan masjid yang mengalami perluasan, rumah dan makam rasul pun digabungkan menjadi satu bagian dengan masjid.Makam yang telah berada di dalam masjid ini tepat bersebelahan dengan Raudlah, lokasi bekas rumah rasul. Umat muslim yang salat di masjid pun bebas berziarah kapan saja.Makam rasul tidaklah sama dengan makam dalam masjid seperti yang biasa kita lihat di masjid Indonesia. Makamnya ditutup dan dibatasi dengan pintu tinggi. Ini untuk mencegah tindakan yang tidak diinginkan oleh peziarah. Tidak hanya itu, makam rasul juga dijaga oleh penjaga atau biasa disebut askar.Para askar akan berdiri tegak di depan makam membentuk pagar betis, untuk mencegah para peziarah berlaku tidak sesuai tuntutan agama, seperti meratap di depan pintu pembatas makam. Selain itu, para askar juga bertugas untuk mengatur arus peziarah yang datang dan keluar agar tidak berdesak-desakan.Hal yang harus Anda siapkan jika berziarah ke makam rasul adalah fisik yang kuat. Ini karena ada banyak umat Muslim dari seluruh dunia berkeinginan untuk melihat langsung makam rasul. Selain itu, ada juga hal yang harus Anda perhatikan saat berkunjung ke makam rasul. Pertama, jangan berebutan saat memasuki areal makam. Askar yang bertugas telah mengatur arus peziarah dengan baik. Anda pasti akan mendapatkan kesempatan untuk berziarah.Kedua, jangan menangis hingga meratap di depan makam. Jika Anda melakukan ini, para askar akan segera mengusir Anda karena dinilai tidak sesuai dengan tuntunan agama dan mengganggu ketenangan masjid. Ketiga, jangan salat di depan makam karena pasti akan diusir askar. Selain Anda bisa terinjak karena padatnya peziarah, ini juga tidak sesuai dengan shaf atau barisan salat yang telah ditentukan. Cukup memberi salam dan berdoa untuk rasul.Khusus untuk wanita, waktu berziarah dibatasi sama dengan waktu berkunjung ke Raudlah. Hanya dibuka pada waktu tertentu, yaitu pukul 08.00-11.00 dan 20.00-23.30 waktu setempat. Ini dikarenakan jalan menuju makam yang dilewati perempuan adalah bagian shaf pria. Jika tidak dibatasi waktunya, bisa memutuskan shaf. Sedangkan untuk pria, kedua lokasi ini dibuka 24 jam.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads