Jakarta - Pasti banyak para d'traveler yang pernah travelling bareng teman. Tapi, kalau sendiri? Kalu saya pernah, bahkan ke dua negara sekaligus lho, yaitu Vietnam dan Singapura. Tapi, saya menghabiskan banyak waktu di Vietnam. Kamis, (20/10/2011) berbekal tiket dan print email booking hotel di area backpacker Pham Ngu Lao saya nekat pergi ke Vietnam sendirian. Tempat yang saya kunjungi tidak banyak karena waktunya juga hanya 3 hari 2 malam. Pastinya, tempat-tempat yang saya kunjungi mempunyai historical background semua, seperti People Community Hall, Ho Chi Minh statue, Gereja Katedral Notre Dame, Kantor Pos Pusat, Istana Kepresidenan, Taman Kota, dan tentu saja Benh Tanh Market untuk mencari oleh-oleh. Oiya, berhubung di sana saya berkenalan dengan satu orang teman asli Vietnam, namanya Lu Tanh Vo jadi saya sempat diajak sama dia untuk mutar-mutar ke District 4. District 4 ini agak jauh dari pusat Kota Ho Chi Minh dan luas. Rencananya sih masterplan District 4 akan dibuat sebuah kota kecil post modern dengan fasilitas yang super lengkap. Jadi idenya "kota di dalam kota". Selain ke District 4, Lu juga mengajak saya berkunjung ke pasar tradisional. Pasar di sana ternyata nggak jauh beda sama pasar tradisional di sini. Selain mengunjungi historical places, saya juga sempat melihat pertunjukkan water puppet show atau wayang air. Wayang air ini beda dengan wayang golek khas Indonesia. Karena para pemainnya (yang menggerakan boneka-boneka wayangnya) masuk ke dalam air. Pokoknya liburan kali ini sangat seru. Banyak hal menkajubkan yang bisa saya temukan dalam plesiran kali ini. Vietnam, negara yang benar-benar keren. Dan, terima kasih untuk pengalamannya.untuk lebih lanjut baca saja di blog saya: gadisrakus.wordpress
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru