Larut Dalam Syahdu di Longshan Temple, Taipei

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Larut Dalam Syahdu di Longshan Temple, Taipei

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Rabu, 11 Jan 2012 16:07 WIB
loading...
Fitraya Ramadhanny
Tampak muka Longshan Temple (Foto: Fitraya)
Ornamen naga khas Longshan Temple (Foto: Fitraya)
Interior tengah Longshan Temple (Foto: Fitraya)
Pelataran dalam Longshan Temple (Foto: Fitraya)
Warga membakar dupa (Foto: Fitraya)
Larut Dalam Syahdu di Longshan Temple, Taipei
Larut Dalam Syahdu di Longshan Temple, Taipei
Larut Dalam Syahdu di Longshan Temple, Taipei
Larut Dalam Syahdu di Longshan Temple, Taipei
Larut Dalam Syahdu di Longshan Temple, Taipei
Jakarta - Lupakan sejenak hiruk pikuk Kota Taipei, Taiwan yang tak pernah tidur. Begitu Anda masuk ke Longshan Temple, yang ada hanyalah rasa syahdu dalam gumam doa. Pastikan Anda mampir ke sana saat libur Imlek kali ini.Longshan Temple adalah salah satu kelenteng tua di Taiwan. Kelenteng ini dibangun pada 1738 atau pada tahun kelima Dinasti Qing.Saat detikTravel berkunjung beberapa waktu silam, memang tidak sulit mencapai tempat ini. Anda tinggal naik MRT Taipei dari mana saja dan menuju Stasiun Longshan Temple. Kelenteng tua ini tepat berada di depan Stasiun Longshan.Aktivitas wisata dan peribadatan seolah tidak ada habisnya di kelenteng ini. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika datang malam hari. Apalagi menjelang Imlek, Longshan Temple dijamin ramai.Ciri khas dari kelenteng ini adalah ornamen bertema naga, sesuai namanya 'Long' yang berarti naga. Sepasang naga menjadi ornamen di bagian atap kelenteng. Secara garis besar, Longshan Temple terbagi menjadi tiga tempat peribadatan. Bagian depan, tengah dan belakang. Kelenteng ini menjadi tempat Dewa Guanyin, Dewa Kasih Sayang.Suasana khusyuk dan syahdu langsung terasa saat masuk ke dalam kelenteng. Turis yang datang bukan untuk beribadah, biasanya diarahkan ke selasar kiri kelenteng. Sementara mereka yang beribadah ada di tengah atau di sisi kanan. Anda bebas berfoto di depan kelenteng, namun di bagian dalam blitz kamera Anda harus dimatikan.Hiruk pikuk Taipei seolah luruh di Longshan Temple. Tiba-tiba yang ada hanyalah suasana tenang. Anda bisa melihat warga larut dalam aktivitas doa dan membakar hio. Hanya gumam doa yang terdengar sayup-sayup.Di sekeliling kelenteng, Anda juga bisa melongok toko obat herbal China atau pernak-pernik bertema Budha. Jika mengunjungi tempat ini, jangan lewatkan Huaxi Night Market tepat di sebelah kelenteng. Anda bisa mengisi perut dengan aneka makanan dan berbelanja oleh-oleh. Selamat berlibur!
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads