Waktu menginap di rumah betang Ensaid Panjang saya ingin sekali membeli gelang manik-manik yang mereka buat. Meskipun banyak kerjainan manik-manik di kota tempat saya tinggal, saya tetpa ingin membelinya karena motifnya berbeda. Awalnya saya minta dibuatkan, tapi si ibu berkata tidak sanggup membuat gelang dalam waktu semalam. Saya sedikit kecewa, tapi saat melihat anaknya ikut menari dengan memakai gelang saya berinisiatif membeli gelang tersebut. Dengan sedikit memaksa akhirnya saya mendapatkan gelang itu dengan harga 30.000 rupiah.
Harga gelang tersebut masih terngiang-ngiang sampai beberapa hari berikutnya. Kemudian saya datang ke rumah betang Sungulo Apalin. Rupanya di sana saya juga melihat gelang manik-manik yang lucu yang dipatok dengan harga yang sama.
"Kasihan neneklah, sudah tua," rayu seorang penjual pada saya. Karena tidak tega, dan karena saya memang suka dengan gelangnya maka saya pun membeli gelang tersebut dengan harga 25.000 rupiah. "Sama mahalnya," pikir saya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Terpopuler: Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Sempat Terdeteksi di Masjid
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf