Tuhan memang Maha Kuasa....setidaknya itulah yang terbesit dalam pikiran saya ketika melakukan perjalanan dari Likupang menuju Pulau Lihaga. Berbeda dengan objek wisata alam lain yang telah terkenal di Sulawesi Utara seperti Bunaken, pulau Lihaga relatif belum terekspose ke dunia luar.Β
Perjalanan menuju Pulau Lihaga kami tempuh selama kurang lebih 45 menit dengan kapal motor dari Likupang (Likupang masuk dalam kabupaten Minahasa Utara dengan jarak kurang lebihΒ 70 km timur laut kota Manado).Β
Setibanya di pulau Lihaga, kami disambut oleh hamparan pasir putih nan halus dikelilingi oleh lautan yang membiru ditambah teriknya mentari seakan-akan mewujudkan angan-angan saya untukΒ memiliki pulau sendiri.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ya dengan pengecualian bila anda ingin merasakan hidup ala Robinson Crusoe atau ingin menguji naluri bertahan hidup (survival instict) disini ;-)Β
Pantai yang indah juga menyimpan sedikit kejutan, bagi yang hobi snorkeling atau berenang, agaknya harus berhadapan dengan arus yang cukup merepotkan. Lagi-lagi kewaspadaan kita benar-benar diuji disini.Β
Setelah letih berenang dan mengeksplor pulau, kami disuguhkan makan siang berupa ikan berbagai jenis yang dibakar dan diolah langsung disana. Nikmatnya ikan bakar, sayur kangkung, nasi hangat Β dan ubi rebus ditambah sambal dabu-dabu benar-benar memberikan kepuasan tersendiri bagi perut yang mulai bernyanyi karena keroncongan :-DΒ
Maka kini jika anda menginginkan keteduhan & kesunyian pulau tropis, tak perlu jauh-jauh melangkah ke Maldives sana, cukup datang ke Sulawes Utara dan nikmati alam perawan Pulau Lihaga.
Sinyal HP untuk "operator terluas Indonesia" cukup kencang, sehingga tenanglah sambil menikmati indahnya alam tropis pulau Lihaga, anda masih tetap dapat mengikuti perkembangan index Saham Dow Jones atau Nasdaq ;-) Β












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru