Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 08 Agu 2021 09:40 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Tradisi Unik Tana Toraja, Kuburan Berada di Goa dan Tebing

gema bayu
d'Traveler
Sisa tulang belulang penguburan erong
Sisa tulang belulang penguburan erong
Penguburan erong ada yang berbentuk perahu, rumah adat, babi dan kerbau
Penguburan erong ada yang berbentuk perahu, rumah adat, babi dan kerbau
Usia kuburan erong ada yang mencapai ratusan tahun
Usia kuburan erong ada yang mencapai ratusan tahun
Pemakaman erong bisa menampung beberapa jenazah
Pemakaman erong bisa menampung beberapa jenazah
Pemakaman erong dikhususkan bagi keluarga atau satu marga
Pemakaman erong dikhususkan bagi keluarga atau satu marga
detikTravel Community -

Tana Toraja tak bisa dihindari dari tradisinya yang unik, yaitu pemakamannya yang diletakkan di goa dan tebing. Traveler sudah mengunjungi kabupaten di Sulawesi Selatan ini?

Sebelum mengenal pemakaman uniknya, kenali dulu asal usul nama Toraja. Toraja sendiri diambil dari bahasa Bugis, kata tau yang disingkat to yang berarti orang dan kata riaja yang disebut raja berarti yang berdiam di atas gunung. Jadi kata Toraja artinya adalah orang yang mendiami pegunungan atau wilayah ketinggian.

Sebutan Tana Toraja dipergunakan saat melakukan hubungan dengan berbagai daerah yang dihuni oleh orang Bugis pada abad ke-17. Pada dasarnya memang kondisi geografis Tana Toraja berada di ketinggian, yaitu berada di 300-2500 meter di atas permukaan laut.

Berbaur dengan lingkungan dan budaya, tradisi pemakaman di Tana Toraja terbilang unik karena menempatkan peti atau jenazah di goa-goa dan tebing. Berdasarkan kepercayaan yang dianut, upacara pemakaman harus dilaksanakan karena kedudukan orang yang telah mati bisa sama seperti kedudukan sewaktu hidupnya di dunia.

Pemakaman di goa alam dan tebing merupakan salah satu jenis penguburan yang ada di Tana Toraja, penguburan lain ada yang di dalam pohon, batu dan rumah. Pemakaman di goa dan tebing dengan menggunakan wadah yang terbuat dari kayu disebut erong.

Pemakaman lewat erong ini biasanya digunakan sebagai pemakaman keluarga, karena 1 erong cukup menampung beberapa jenazah. Sebelum diletakkan di goa atau tebing, biasanya diadakan pengurbanan babi atau kerbau, jumlah kurban tergantung kemampuan ekonomi keluarga.

Di dalam penguburan erong juga diletakkan wadah makan/peralatan dapur yang disebut kandean dulang. Penguburan erong sendiri dapat ditemukan di dua tempat, yaitu: di Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Enrekang.

Tipe erong terdiri dari 4 macam, yaitu, tipe rumah adat, perahu, kerbau dan babi. Erong tipe rumah adat dan tipe perahu sebenarnya serupa tapi yang membedakan adalah penampilan ujung tutup yang menyerupai perahu. Erong tipe kerbau memiliki tanduk dan memiliki tutup berbentuk limas sedangkan erong tipe babi memiliki telinga bundar dan mulut yang besar dan tidak bertanduk.

BERITA TERKAIT