Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 11 Feb 2022 12:09 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Harta Karun di Lower Ground Chinatown London

Ridha Khairina
d'Traveler
Gerbang Chinatown di Wordour Street London
Gerbang Chinatown di Wordour Street London
Lampion merah menjadi dekorasi yang meriah di Chinatown
Lampion merah menjadi dekorasi yang meriah di Chinatown
Gedung Palace Theater London di Shaftesbury Avenue
Gedung Palace Theater London di Shaftesbury Avenue
Chinese Restaurant Four Seasons
Chinese Restaurant Four Seasons
Aneka kue dan jajanan khas China
Aneka kue dan jajanan khas China
Dua patung singa
Dua patung singa
Bebek Peking yang menjadi primadona
Bebek Peking yang menjadi primadona
New Loon Moon Supermarket yang menjual makanan dari Asia
New Loon Moon Supermarket yang menjual makanan dari Asia
Lower ground New Loon Moon
Lower ground New Loon Moon
Tempe si makanan berharga Bangsa Indonesia
Tempe si makanan berharga Bangsa Indonesia
detikTravel Community -

Siang di awal musim semi itu, London terasa dingin dan kelabu, namun pengunjung telah ramai memadati Chinatown. Gerbang besar bergaya Dinasti Qing, serta hiasan lampion berwarna merah yang bergelantungan di area Chinatown, mulai dari Wardour Street, Gerrard Street hingga Lisle Street sungguh menambah semarak kawasan pecinan itu.

Chinatown terletak di jantung kota London, tepatnya di City of Westminster, yang berbatasan dengan Shaftesbury Avenue di utara, Leicester Square di bagian selatan, Rupert Street di sebelah barat, dan Charing Cross Road di timurnya.

Shaftesbury Avenue sendiri pernah menjadi lokasi film Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1 saat Harry, Hermione dan Ron melakukan apparate karena menghindari kejaran para death eater atau pelahap maut.

Selain itu, Chinatown juga berdekatan dengan Soho dan Piccadilly Circus, kawasan hiburan prestisius di London.

Mengutip website www.chinatown.co.uk diceritakan bahwa cikal bakal Chinatown sebenarnya muncul di kawasan dermaga Limehouse di timur kota London pada abad ke 18.

Saat itu dermaga menjadi tempat tinggal para imigran China yang bekerja di wilayah tersebut. Mereka juga membuka usaha rumah makan dengan para pelaut sebagai pelanggannya.

Namun setelah perang dunia ke 2, di tahun 1950-an komunitas China di London semakin terhimpit kondisi ekonomi. Mereka lalu mendapati kawasan Soho adalah pusat hiburan malam yang menyediakan harga sewa bangunan yang murah.

Perlahan tapi pasti orang-orang China semakin ramai membuka restoran di area itu. Kebetulan di saat yang sama, banyak tentara Inggris yang telah kembali dari negara-negara wilayah jajahan seperti Hongkong.

Selama dalam tugasnya di luar negeri, para tentara ternyata menyukai masakan China. Maka Chinatown pun semakin berkembang hingga saat ini menjadi pusat komunitas China di London.

Berbagai restoran yang tumpah ruah di Chinatown seakan berlomba menjajakan makanan terbaik khas China, mulai dari bebek peking, dim sum, aneka jenis kue, cakwe, dll.

Ada pula toko yang menjual berbagai bahan makanan dari Asia. Di antara banyaknya makanan yang dijual di Chinatown London tersebut, ada satu yang sangat berharga bagi orang Indonesia.

Makanan itu ada di sebuah toko bernama New Loon Moon Supermarket, letaknya hampir di ujung kiri jalan Gerrard Street. Toko itu terlihat sederhana dengan dinding polos berwarna krem.

Ada makanan khas Indonesia!

Beberapa meja sengaja diletakkan di depan pintu masuk untuk menggelar buah dan sayuran segar. Di jendelanya terpampang gambar beberapa bendera negara-negara Asia, termasuk bendera Indonesia.

Makanan yang biasa menjadi lauk sehari-hari warga +62 ada di bagian frozen foods di lower ground toko New Loon Moon. Di dalam sebuah freezer, di sanalah makanan itu terbaring: tempe! Salah satu penjaga toko New Loon Moon adalah seorang pria dari Timor Leste yang telah bertahun-tahun merantau di London.

Lelaki yang bisa berbahasa Indonesia tersebut sangat hafal dengan pelanggan berwajah Asia. "Biasanya orang Indonesia datang mencari tempe," ujarnya sambil tertawa.

Memang benar di Inggris tempe hanya ada di kota tertentu yang banyak terdapat komunitas Asia, itu pun harganya lumayan mahal. Tempe yang dalam bahasa Inggris disebut Tempeh dijual di New Loon Moon seharga 2,3 poundsterling.

Jika dikonversi ke nilai rupiah maka harga sebungkus tempe ini sekitar Rp 45.000. Sungguh harga yang luar biasa jika mengingat di tanah air tempe adalah makanan murah meriah yang gampang ditemukan di mana saja.

Jadi, mulai sekarang jangan anggap remeh tempe ya, karena di luar sana, ada begitu banyak orang yang harus merogoh kocek lumayan dalam hanya untuk mendapatkan sebungkus tempe.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA