Berkunjung ke museum tak melulu soal melihat-lihat. Di Museum Tekstil di Jakarta Barat, traveler bisa langsung mencoba membuat batik, mulai dari menggambar motif hingga mencanting menggunakan malam.
Museum Tekstil yang berlokasi di Kota Bambu, Palmerah, Jakarta Barat. Museum itu memiliki Galeri Batik yang menyimpan beragam koleksi tekstil seperti batik juga tenun. Bahkan, museum ini memiliki lebih dari dua ribu koleksi tekstil di dalamnya.
Tak cuma itu, di sini traveler bisa mengikuti kegiatan membatik. Ya, pengunjung bisa mencoba secara langsung proses kreatif di balik pembuatan kain batik.
Traveler diberi kain yang telah memiliki pola untuk kemudian dikembangkan melalui teknik pencantingan. Salah satu pengunjung, Dila, mengatakan bahwa kegiatan menggambar motif batik dan mencoba mencanting menjadi bagian yang paling menarik selama kunjungannya.
Menurutnya, pengalaman tersebut membuat pengunjung lebih memahami bahwa proses pembuatan batik membutuhkan ketelitian dan kesabaran.
"Seru banget pas bagian gambar batik sama ngecantingnya. Jadi tahu bagaimana proses membuat batik secara langsung," ujar Dila.
Meski memberikan pengalaman baru, proses mencanting juga memiliki tantangan bagi pengunjung.
Dila mengungkapkan bahwa panas dari lilin beberapa kali terasa karena proses penggunaan malam membutuhkan kehati-hatian. Namun, kondisi tersebut dapat diatasi karena petugas museum sigap membantu pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Selain mengikuti praktik membatik, pengunjung juga dapat menikmati koleksi batik yang tersedia di museum. Bagi mahasiswa yang membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), biaya masuk museum cukup terjangkau, yaitu sebesar Rp 5.000.
Sementara itu, pengunjung yang ingin mengikuti kegiatan membatik dapat membayar Rp 50.000. hasil membatiknya bisa dibawa pulang.
Melalui kegiatan tersebut, Museum Batik Jakarta Barat tidak hanya menjadi tempat penyimpanan koleksi budaya, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal dan melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia.
(fem/fem)