Kisah Sebuah Pulau di Indonesia yang Bebas Polusi
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight

Kisah Sebuah Pulau di Indonesia yang Bebas Polusi

- detikTravel
Kamis, 12 Jul 2012 11:11 WIB
Kisah Sebuah Pulau di Indonesia yang Bebas Polusi
Sepeda yang bisa disewa di sini (Shafa/detikTravel)
Jakarta - Tidaklah mustahil menemukan tempat bebas polusi di Indonesia. Gili Trawangan di Lombok, NTB jadi salah satu pulau yang bebas kendaraan bermotor. Hiruplah oksigen sebanyak-banyaknya di sini.

Gili Trawangan merupakan sebuah pulau yang sudah terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Tempatnya yang lebih tenang dari Bali membuat para turis bisa menikmati liburan lebih maksimal. Kebanyakan turis yang datang adalah turis yang sudah puas berlibur di Pulau Dewata.

Meski lebih tenang, pulau yang seluas 360 hektar ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Sinyal internet dan telepon genggam bisa ditemukan dengan mudah. Bahkan, ada beberapa hotel yang memiliki fasilitas Wifi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelengkapan tersebut tidak lantas membuat pulau ini dipadati dengan kendaraan bermotor. Malah, pulau ini adalah pulau yang bebas polusi karena tak ada satupun kendaraan bermotor yang bisa masuk ke sini. Kendaraan alternatif yang ada di sini antara lain cidomo (sejenis delman) dan sepeda.

Melihat panorama yang tersaji di seluruh penjuru pulau, mustahil ada yang tak terpukau. Keindahan pantai, bersihnya air laut dan jalan utama yang rapi membuat siapa saja betah liburan di sini. Saat berkunjung, jangan lupa mencoba berkelana dengan sepeda.

Hanya dibutuhkan 2 jam untuk menjelajahi pulau ini dengan sepeda. Pemandangan yang tersaji pun takkan mengecewakan. Jika bersepeda pagi hari, angin segar khas tepi pantai akan menemani perjalanan. Baris pantai dengan pasir putih akan senantiasa terlihat di sebelah kanan jalan. Saat sore hari, sunset dan musik khas pantai akan menjadi kombo yang sangat menyenangkan.

Saat berada di sini, semua terasa mudah. Masalah apapun akan luruh bersama angin yang berhembus dan sinar mentari yang menyinari tubuh. Tak perlu takut kepanasan, jika suhu dirasa terlalu tinggi, ada dua pilihan yang bisa dijalani. Anda bisa meneduh di bawah cafe yang ada di tepi pantai dengan pepohonan rindang di sekitarnya atau langsung menceburkan diri di air biru yang menyegarkan. Kedua pilihan itu sama-sama menyenangkan!

Saat sudah puas bermain sepeda, Anda bisa berjalan-jalan di sentral. Pusat keramaian pulau yang bernama sentral ini menyajikan berbagai toko dengan beragam isi. Mulai dari camilan hingga pernik unik ada di sini. Sempatkanlah menyicip es krim gelato di sana. Cukup Rp 15.000 per scoop, Anda bisa merasakan nikmatnya es krim homemade yang kaya rasa. Tak perlu kuatir menghirup polusi saat jalan-jalan karena udara di sana benar-benar bersih dan menyegarkan paru-paru.

(sst/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads