Kisah Mereka yang ke Tanah Suci dari Berbagai Belahan Dunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight

Kisah Mereka yang ke Tanah Suci dari Berbagai Belahan Dunia

- detikTravel
Kamis, 26 Jul 2012 16:11 WIB
Kisah Mereka yang ke Tanah Suci dari Berbagai Belahan Dunia
Kabah (Putri/detikTravel)
Jakarta - Di beberapa negara, umrah tidak harus menggunakan agen travel, melainkan bisa berangkat sendiri alias backpacker. Inilah kisah 3 orang asal negara berbeda yang memiliki pengalaman backpacker ke Arab Saudi.

Umrah dan haji berangkat sendirian memang bukan praktek yang dilakukan di Indonesia. Di Indonesia, pemerintah mengatur perjalanan haji dan umrah dengan biro perjalanan haji dan umrah sebagai fasilitatornya.

Hal itu dilakukan terutama di negara yang mayoritas muslim seperti di Indonesia dan Malaysia. Bagaimana dengan umat muslim yang minoritas di negara asalnya. Berangkat sendiri adalah cara mereka pergi haji dan umrah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Backpacker pertama yang telah berbagi pengalamannya saat traveling ke Arab Saudi untuk haji adalah Hermann Hesse. Saat itu ia backpacker menuju Arab Saudi bersama sang paman.

Herman terbang dari Frankfurt, Jerman dan menuju Oman terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan jalan darat menggunakan mobil. Kota tujuan pertamanya adalah Madinah, seperti yang ditulis Hermann Hesse dalam website Travel Blog, Kamis (26/7/2012).

Setelah dua hari perjalanan, akhirnya Hermann Hesse tiba di Madinah. Selama dua hari ia bersama pamannya tinggal di kota hijrah Rasulullah tersebut. Selama berada di Madinah, ia mengunjungi beberapa masjid. Tentu saja yang tak ketinggalan adalah Masjid Nabawi.

Di Masjid Nabawi, Hermann tidak hanya beribadah tetapi juga berziarah ke makam Rasulullah SAW. Setelah tinggal selama dua hari di Madinah, Hermann Hesse bersama pamannya bergeser ke Makkah. Mereka pun bersiap dengan ihram untuk melaksanakan haji bersama jutaan umat Muslim lainnya.

Selain Hermann, ada juga Wardah dari Texas, AS. Ia bersama teman-temannya sengaja melakukan perjalanan jauh dari AS ke Arab Saudi untuk umrah, seperti yang ia tulis dalam situs blog.chron.com.

Sama seperti Hermann, Wardah dan teman-teman juga mengunjungi Kota Madinah sebagai destinasi pertama. Gadis muslim AS ini tiba tengah malam, dan pada subuh hari langsung menuju Masjid Nabawi untuk salat subuh.

Sejumlah tempat Wardah datangi bersama teman-temannya, antara lain Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, dan Masjid Quba. Setelah beberapa hari menginap di Madinah, Wardah pun pindah ke Makkah bersama teman-temannya dan menjalankan umrah di Masjidil Haram.

Setelah Wardah, ada satu lagi muslimah yang melakukan perjalanan umrah bersama keluarganya. Dalam blog pribadi ihijabi.blogspot.com, wanita yang tidak menuliskan nama ini mengaku telah beberapa ke Arab Saudi untuk umrah.

Kota pertama yang dikunjungi adalah Jeddah. Dari Jeddah ia langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah. Selain ke Masjidil Haram, wanita yang berasal dari London ini juga datang ke Jabal Nur untuk melihat Gua Hira, Jabal Tsur dan Jabal Rahmah.

Puas di Makkah, ia dan kelompoknya langsung pindah ke Madinah untuk melakukan tur ziarah. Tempat pertama yang dikunjungi tentu saja Masjid Nabawi. Kemudian dilanjutkan ke Jabal Uhud, Masjid Quba dan Masjid Qiblatain.

Tanah Suci Makkah dan Madinah memang menjadi tempat berkumpulnya seluruh umat Muslim di dunia. Tak peduli jauh atau dekat, mereka berusaha untuk datang dengan cara apapun. Labbaikallahumma Labbaik!

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads