Trekking Seru di Pulau Rinca, Flores

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Trekking Seru di Pulau Rinca, Flores

- detikTravel
Senin, 30 Jul 2012 17:58 WIB
Trekking Seru di Pulau Rinca, Flores
Pemandangan cantik selama trekking di Pulau Rinca (Shafa/detikTravel)
Labuan Bajo - Jika Pulau Komodo terkenal dengan alam bawah lautnya, maka Pulau Rinca, Flores, terkenal dengan daratannya yang indah. Trekking di pulau ini akan memberikan pengalaman yang berbeda. Mau coba?

Butuh waktu sekitar 2 jam perjalanan laut dari Labuan Bajo untuk sampai ke Pulau Rinca, Flores Barat, NTT. Pulau yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo ini memiliki jumlah komodo terbesar dibanding pulau-pulau lainnya. Namun komodo yang ada di sini tidak terlalu besar dibanding dengan yang di Pulau Komodo.

Keindahan daratan pulau ini patut diacungi jempol. Baru saja melewati pintu masuk, Anda langsung disuguhi tanah lapang berisi pohon-pohon bakau. Saat kering, tanah ini bisa dipijak dengan baik namun saat air pasang, Anda harus melewati jalan setapak yang lebih tinggi. Saat sedang pasang, air laut akan menggenang dan kadang, ada binatang laut seperti kepiting merah yang akan mondar mandir di jalan setapak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pulau Rinca merupakan perbukitan savana yang membuat Anda merasa sedang berada di Afrika karena hampir seluruh permukaan pulau merupakan padang savana. Rute trekkingnya pun sama sekali tidak membosankan. Anda akan diajak menanjak, menurun, melewati bebatuan dan hutan.

Yang paling seru tentu saja, saat tiba-tiba bertemu dengan komodo. Mereka adalah hewan soliter yang hanya aktif pada pagi dan sore hari. Jadi jika Anda ingin bertemu mereka, lakukan trekking saat mereka sedang aktif.

Saat ada di puncak bukit, berhentilah sejenak dan lihat sekeliling. Birunya laut terlihat bergradasi dengan birunya langit, ditambah dengan hijaunya pepohonan di kejauhan. Sungguh panorama yang indah dipandang. Tak selamanya Anda akan berada di bawah mentari, ada saatnya rute akan memasuki hutan.

Namun hati-hati jika berada di sekeliling pepohonan karena anak komodo biasanya tinggal di atas pohon. Jangan sampai tertiban atau kejatuhan ludahnya yang mengandung banyak bakteri. Itulah mengapa, para peserta trekking harus selalu berada dekat dengan rangernya. Agar lebih aman dan perjalanan trekking lebih nyaman.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads