Pangkalan Militer, Rumah Sakit, dan Penjara di Masjid Terbesar Kairo
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pangkalan Militer, Rumah Sakit, dan Penjara di Masjid Terbesar Kairo

- detikTravel
Jumat, 03 Agu 2012 09:00 WIB
Pangkalan Militer, Rumah Sakit, dan Penjara di Masjid Terbesar Kairo
Masjid Ibn Tulun di Kairo, Mesir (sacred-destinations.com)
Kairo - Masjid Ibn Tulun tak hanya jadi yang terbesar di Kairo, Mesir. Masjid ini adalah tempat ibadah yang sempat bereinkarnasi menjadi pangkalan militer, rumah sakit, bahkan penjara.

Bangsa Arab menginvasi Mesir pada 639 masehi, lalu membuat pangkalan militer di Kairo tiga tahun kemudian. Hal itu menyebabkan terbukanya pintu Kota Kairo kepada para imigran dari berbagai kota dan negara. Termasuk juga, Ahmad Ibn Tulun yang keturunan Turki namun berasal dari Kota Baghdad.

Di usia ke-33, Ahmad menjadi salah satu pejabat tinggi di Mesir. Ia bahkan memproklamirkan diri sebagai pejabat yang paling independen seantero Mesir. Ahmad lalu membangun rumah yang sangat mewah di Kairo. Rumah itu lengkap dengan kolam renang dan konon, Ahmad seringkali berenang didampingi para selirnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Entah apa yang ada di pikiran Ahmed hingga ia berencana membuat sebuah masjid. Namun, alih-alih sebagai tempat beribadah, masjid itu digunakannya sebagai pangkalan militer. Tempat bernaungnya para tentara Mesir di bawah kuasanya.

Salah seorang yang terlindung oleh dinding masjid ini adalah Sultan Lagin. Pada 1296, Sultan Lagin lalu memperbaiki beberapa bagian masjid sebagai ucapan terima kasih karena menjadi tempatnya bersembunyi dari serangan musuh.

Sang Sultan lalu merenovasi menara masjidnya, menambahkan tangga spiral yang menjadi simbol Masjid Ibn Tulun hingga sekarang. Konon desain ini juga dirancang oleh Ahmad Ibn Tulun, namun sang pejabat tutup usia sebelum keinginannya tercapai.

Hampir seluruh masyarakat Kairo tahu tentang Ahmad Ibn Tulun. Menurut legenda, Ahmad selalu memegang kertas putih saat rapat dengan pejabat lainnya. Namun saat anggota rapat bertanya apa yang dilakukannya, Ahmad menjawab sambil mengayunkan tangan seperti memegang tongkat, "Saya sedang merancang masjidnya."

Masjid Ibn Tulun masih menjadi rumah Allah yang terbesar di Kota Kairo. Dari buku "1001 Historic Sites You Must See Before You Die" yang dikutip detikTravel, Jumat (3/8/2012) lapangan tengah masjid ini punya luas dua hektar, dikelilingi oleh tembok berlapis yang masih kokoh hingga sekarang!

Walaupun masjid ini ditinggalkan oleh pemiliknya sejak 884 masehi, namun tak pelak bangunan ini sangat fungsional. Mulai abad ke-19, bangunan ini dirombak menjadi rumah sakit militer, lalu dirombak lagi menjadi penjara. Tergantung kebutuhan masyarakat Kairo pada masa tersebut.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads